Boladunia

3 Pelatih Hebat dari Italia, Semua Bergelimang Trofi

Pelatih asal Italia berikut ini kerap sukses mengelola tim hingga mempersembahkan trofi bergengsi

Irwan Febri Rialdi

Antonio Conte mengangkat trofi Liga Italia usai membawa Inter Milan juara. (MIGUEL MEDINA / AFP)
Antonio Conte mengangkat trofi Liga Italia usai membawa Inter Milan juara. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Bolatimes.com - Italia punya sepak bola yang dikenal dengan Catennacio. Pakem ini sudah dibawa oleh pelatih-pelatih asal Italia dan menjadi ciri khas mereka.

Oleh karenanya, dari pemain hingga pelatih, lazim menggunakan sistem ini. Alhasil, lahirlah pelatih-pelatih kondang dari Negeri Pizza ini.

Beberapa di antara ada yang sukses di Eropa. Berikut Bolatimes rangkum pelatih hebat asal Italia untuk Anda.

1. Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo saat masih bekerja saa di Real Madrid. (GERARD JULIEN / AFP)
Carlo Ancelotti dan Cristiano Ronaldo saat masih bekerja saa di Real Madrid. (GERARD JULIEN / AFP)

Ancelotti adalah mantan pemain dahulunya. Usai pensiun dia langsung menjadi asisten pelatih Timnas Italia pada 1992 hingga 1995 yakni Arrigo Sachi.

Karier kepelatihan Ancelotti terbilang mulus. Usai mendampingi Gli Azzuri, dia mengemban tugas di Reggina.

Setelahnya, beberapa klub besar ditangani oleh pria dengan nama panggung Don Carlo ini. Juventus, AC Milan, Napoli, Bayern Muenchen, Real Madrid hingga Everton pernah merasakan racikan taktik eks pemain AS Roma ini.

Sepanjang 21 tahun berkarier di dunia kepelatihan, Ancelotti sudah mempersembahkan 20 trofi. Delapan di antara adalah saat dia bersama AC Milan.

2. Antonio Conte

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte. (GIOVANNI ISOLINO / AFP)
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte. (GIOVANNI ISOLINO / AFP)

Tak dipungkiri, Conto adalah pria yang sukses sebagai pelatih dan pemain. Saat masih aktif menjadi pesepak bola, Conte pernah berjasa mengantarkan Juventus juara Liga Italia.

Saat menjadi pelatih, Conte mengawali karier di Sienna. Ia menjadi asisten pelatih Luigi di Canio ketika itu. Dan hanya semusim, ia kemudian menjadi pelatih kepala Arezzo pada 2006 dan 2007.

Setelahnya, karier Conte menanjak. Dari Atalanta dan Sienna, Conte mendapat mandat untuk bernostalgia bersama Juventus.

Bersama Si Nyonya Tua, Conte mempersembahkan gelar Liga Italia. Dia berada di Turin selama tiga musim.

Memasuki musim 2014 hingga 2016, Conte mendapat kesempatan mendampingi Timnas Italia sebagai pelatih kepala. Hanya, Conte tak memberikan prestasi.

Masuk musim 2016-2018, Chelsea mendapatkan servis pelatih krlahiran Lecce, 52 tahun silam ini. Bersama The Blues, Conte juga mengantar timnya juara.

Pada musim 2019-2021, Conte melatih Inter Milan. Di musim keduanya bersama Nerazzuri, Conte mengantar Inter juara sekaligus menyudahi puasa gelar selama lebih dari sewindu.

3. Claudio Ranieri

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengangkat trofi Liga Primer Inggris pada 2016 (AFP)
Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengangkat trofi Liga Primer Inggris pada 2016 (AFP)

Bicara pengalaman, Ranieri sudah lebih dulu terjun di dunia kepelatihan. Pada 1986, dia memulai debutnya melatih Vigor Lamezia.

Tak seperti Conte dan Ancelotti, Ranieri tak banyak menangani klub berlabel besar pada masanya. Namun demikian, pada 2015/16, Ranieri membuat sejarah.

Adalah membawa Leicester City menjadi kampiun Liga Inggris. Kisah ini bak dongeng yang seperti tak akan menjadi kenyataan.

Namun, Ranieri mampu menciptakan sejarah di Kong Power Stadium. Hingga kini, namanya masih saja akan selalu diingat oleh para fan The Foxes.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini