Boladunia

Kisah Ryan Babel, Eks Penggawa Liverpool yang Banting Stir Jadi Rapper

Sebelum banting stir ke rapper, Ryan Babel sempat mengutarakan kemungkinan dirinya berkarier di Liga Indonesia

Irwan Febri Rialdi

Ryan Babel saat masih bermain untuk Liverpool pada 2010. (MARK ROBINSON / AFP)
Ryan Babel saat masih bermain untuk Liverpool pada 2010. (MARK ROBINSON / AFP)

Bolatimes.com - Masih ingat Ryan Babel? Mantan penggawa Liverpool era 2007an itu kini banting stir jadi penyanyi rapper.

Kisah Babel sebagai pesepak bola seperti akan bersinar. Itu karena saat membela Ajax Amsterdam, skill olah bola Babel, sudah menawan sejak usia dini.

Profil Ryan Babel

Babel memulai karier profesionalnya pada 2004 dengan bergabung dengan Ajax senior. Cukup ciamik karena selama 3 musim, dirinya sukses tampil 73 kali dengan 13 gol.

Lewat catatan itu, Liverpool berani mendatangkan Babel ke Anfield. Tapi, saat mentas bersama Si Merah, ekspektasi yang cukup tinggi, perlahan luntur.

Babel yang bermain selama 4 musim, gagal unjuk gigi. Sebab, dari 91 laga, pemain 36 tahun ini hanya mencetak 12 gol.

Ryan Babel saat masih bermain untuk Liverpool pada 2010. (MARK ROBINSON / AFP)
Ryan Babel saat masih bermain untuk Liverpool pada 2010. (MARK ROBINSON / AFP)

Karier Babel kemudian berlanjut ke Hoffenheim selama satu musim. Tapi, performanya kian merosot. Kendati bermain 46 pertandingan di seluruh lintas ajang, ia hanya mencetak 5 gol saja.

Setelahnya, Babel pulang ke Ajax. Tapi, bulan madu dengan tim lamanya tak seindah di awal. Babel hanya turun 16 kali dan mencetak 4 gol.

Setelahnya, Babel berpetualan ke beberapa klub yakni Kasimpasa, Al Ain, Deportivo Lacoruna, Besiktas, Fulham, Galatasaray, dan terakhir dipinjamkan lagi ke Ajax.

Karier sepak bola Babel seperti jalan di tempat. Sebab, performanya angin-anginan: Kadang bagus. banyak jeleknya.

Putuskan Jadi Rapper

Pada musim semi 2021, Babel yang hobi menyanyi menyalurkan menseriuskan hobinya. Ia kemudian merilis lagi rap berjudul: Young Champ.

Cukup mewah pembuatan single tersebut. Sebav, ia didukung oleh video musik yang diproduksi secara apik dan diposting di saluran YouTube miliknya.

Kendati Babel adalah bintang utama di video musik itu, dirinya hanya tampil di intro sebelum lagu dimulai dalam sebuah video musik. Sebagai gantinya, artis musik lainnya, Selma Omari, menyinkronkan liriknya, yang hampir seluruhnya berbahasa Belanda.

Bebel punya tujuan lain saat tampil di musik itu. Ia memutuskan untuk tidak menjadi karakter utama dari video musiknya sendiri dan malah meminta artis dan model Selma Omari untuk menjadi bintang utama.

Sejumlah pendukung Babel merespons. Ada yang mendukung dan ada yang meminta agar jebolan Ajax itu fokus saja mencetak gol.

"Ryan, lebih baik fokus pada sepakbola daripada musik. Kami mengerti anda, anda berbakat dengan musik dan YouTube. Tapi, tujuan utama anda seharusnya adalah sepakbola. Berapa lama anda berada di Galatasaray?" tulis salah satu pendukung.

"Ini adalah pekerjaan yang bagus, selamat! Tapi, lebih baik anda mencetak gol," tulis pendukung Galatasaray lainnya.

Terkini, Babel masih menjadi pesepak bola. Dia kembali ke Ajax dan sudah turun 5 kali sebagai pemain pinjaman dari Galatasaray.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini