Boladunia

Nasib Buruk Bek Manchester City, Diskorsing dan Dijebloskan ke Penjara

Benjamin Mendy mengira dirinya akan dimasukkan ke penjara VIP Wing.

Husna Rahmayunita

Fullback Manchester City, Benjamin Mendy. [AFP/Oli Scarff]
Fullback Manchester City, Benjamin Mendy. [AFP/Oli Scarff]

Bolatimes.com - Bek Manchester City, Benjamin Mendy resmi ditetapkan sebagai kasus pemerkosaan terhadap beberapa wanita. Ia dijebloskan ke penjara HM Prison Altcourse.

Buntut dari kasus pemerkosaan tersebut, Manchester City telah memberikan hukuman skorsing kepada Benjamin Mendy,

"Benjamin Mendy telah diskorsing dan kini tengah menunggu investigasi. Persoalan ini merupakan subjek dari proses legal klub," demikian pernyataan Manchester City.

Benjamin Mendy mengira dirinya akan dimasukkan ke penjara VIP Wing demi keselamatan. Namun prediksinya melenceng dan justru merasa syok.

Betapa tidak, karena dia ditempatkan di sel lain bersama narapidana kasus seksual. Padahal, ia sudah berharap masul VIP Wing agar tidak berbaur dengan yang lain.

Sebab, tersangka pelanggar kasus seksual biasanya mendapatkan pelecehan verbal dari tahanan lain.

Seusai ditetapkan sebagai tersangka, Benjamin Mendy sempat menawarkan jaminan, agar dirinya diputuskan bebas bersyarat dalam persidangan.

Dalam persidangannya, terungkap Mendy melakukan tindak pemerkosaan di rumahnya. Padahal saat itu, dia masih berstatus dalam pengawasan polisi atas kasus asusila yang lain, tapi bebas bersyarat setelah membayar jaminan.

Tercatat, ada empat kasus pemerkosaan yang dituduhkan kepada pesepakbola asal Prancis tersebut dari Oktober 2020 hingga Agustus 2021. Terbaru kasus yang dilaporkan pada Januari 2021.

Dalam persidangan Jumat (27/82021), pengacara Benjamin Mendy meminta hakim untuk memberikan hukuman bebas bersyarat kepada kliennya yang telah ditahan dua hari. Bahkan ada tawaran uang jaminan 50 ribu poundsterling (sekitar Rp 985 juta) agar Mendy tak ditahan.

Namun, hakim Jack McGarva menolak permintaan pengacara Mendy untuk memberikan kliennya bebas bersyarat dengan uang jaminan tersebut.

Pemain Prancis tersebut dijadwalkan akan menghadapi sidang lanjutan, pada 10 September di Chester, Inggris.

Berita Terkait

Berita Terkini