Boladunia

Dihukum karena Kasus Pemerkosaan, Benjamin Mendy Syok Lihat Sel Penjaranya

Mendy syok ketika melihat sel tahanannya

Irwan Febri Rialdi | Arif Budi Setyanto

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memberikan bola kepada Benjamin Mendy pada laga melawan Huddersfield Town pada 19 Agustus 2018 (Lindsey Parnaby/AFP)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memberikan bola kepada Benjamin Mendy pada laga melawan Huddersfield Town pada 19 Agustus 2018 (Lindsey Parnaby/AFP)

Bolatimes.com - Bek Manchester City, Benjamin Mendy, mendapat hukuman penjara setelah didakwa melakukan kasus pemerkosaan. Pemain asal Prancis itu lalu dibawa ke HM Prison Altcourse pada Jumat (27/8/2021).

Dalam persidangannya, terungkap Mendy melakukan tindak pemerkosaan di rumahnya. Padahal saat itu, dia masih berstatus dalam pengawasan polisi atas kasus asusila yang lain, tapi bebas bersyarat setelah membayar jaminan.

Tercatat, ada empat kasus pemerkosaan yang dituduhkan kepada pesepakbola asal Prancis tersebut dari Oktober 2020 hingga Agustus 2021. Terbaru kasus yang dilaporkan pada Januari 2021.

Dalam sidang, pengacara Benjamin Mendy meminta hakim untuk memberikan hukuman bebas bersyarat kepada kliennya yang telah ditahan dua hari. Bahkan ada tawaran uang jaminan 50 ribu poundsterling (sekitar Rp 985 juta) agar Mendy tak ditahan.

Namun, hakim Jack McGarva menolak permintaan pengacara Mendy untuk memberikan kliennya bebas bersyarat dengan uang jaminan tersebut.

Disadur dari laporan The Sun pada Rabu (1/9/2021), Mendy akhirnya dibawa ke HM Prison Altcourse yang terletak di Liverpool. Saat baru pertama tiba, Mendy salah paham dengan ucapan petugas dan langsung syok melihat sel penjaranya.

HM Prison Altcourse, tempat Mendy dipenjara karena kasus pemerkosaannya. (The Sun)
HM Prison Altcourse, tempat Mendy dipenjara karena kasus pemerkosaannya. (The Sun)

Saat Mendy tiba di penjara kelas B ini, petugas memberitahu bahwa bek Manchester City itu akan menempati sel di 'VP Wing' demi keselamatannya.

Namun, Mendy ternyata salah tangkap dan mengera dia akan ditempatkan di sel 'VIP Wing. Maka dari itu, ketika dia ditempatkan di penjara, Mendy langsung syok.

"Ketika Mendy tiba, staf menjelaskan bahwa dia akan ditempatkan di VP Wing demi keselamatan. Tapi mungkin karena dia orang Prancis dan bahasa Inggrisnya tidak bagus, dia salah memahami apa yang petugas katakan dan mengira akan dibawa ke VIP Wing untuk selebriti," ucap seorang sumber.

"Dia terkejut ketika melihat selnya dan menyadari dengan siapa dia akan bergaul. Dia tidak bahagia dan itu adalah pengalaman yang sangat serius baginya," imbuhnya.

Mendy sendiri ditampatkan di 'VP Wing' karena untuk menghindari dirinya dengan penghuni lain. Sebab, tersangka pelanggar kasus seksual biasanya mendapatkan pelecehan verbal dari tahanan lain.

Pihak Mendy masih belum mengajukan pembelaan. Sidang kasus Mendy ini akan dilanjutkan pada 10 September di Chester, Inggris.

Sementara itu, Manchester City telah memberikan hukuman skorsing kepada Benjamin Mendy, buntut dari kasus pemerkosaan.

"Benjamin Mendy telah diskorsing dan kini tengah menunggu investigasi. Persoalan ini merupakan subjek dari proses legal klub," demikian pernyataan Manchester City.

Berita Terkait

Berita Terkini