Boladunia

6.500 Penonton akan Hadiri Final Copa America 2021 Argentina Vs Brasil

Laga final Copa America 2021 akan digelar di Stadion Maracana, Brasil.

Rauhanda Riyantama

Penyerang Argentina, Lionel Messi saat mencetak gol ke gawang Brasil dalam laga uji coba di Stadion King Saud University, Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB. (FAYEZ NURELDINE / AFP)
Penyerang Argentina, Lionel Messi saat mencetak gol ke gawang Brasil dalam laga uji coba di Stadion King Saud University, Arab Saudi, Sabtu (16/11/2019) dini hari WIB. (FAYEZ NURELDINE / AFP)

Bolatimes.com - Kabar bahagia buat suporter Argentina dan Brasil. Laga final Copa America 2021 antara Argentina vs Brasil boleh dihadiri penonton.

Wali Kota Rio de Janerio mengonfirmasi bahwa sebanyak 6.500 penonton atau 10 persen dari kapasitas akan diizinkan hadir mengisi tribun Stadion Maracana, Brasil saat laga final Copa America 2021 pada Minggu (11/7/2021) pagi WIB.

Timnas Brasil akan menantang seteru abadinya, Timnas Argentina dalam partai puncak Copa America 2021.

Dan tidak seperti laga-laga sebelumnya menuju final ini, di mana tak boleh ada penonton yang hadir di stadion akibat pandemi COVID-19, maka laga final nanti boleh dihadiri 6.500 penonton di Maracana.

Namun seperti dilansir Reuters dari Antara, hanya mereka yang diundang Federasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) yang diizinkan hadir.

Dan semua tamu undangan akan diminta untuk menunjukkan hasil tes negatif COVID-19 sebelum memasuki stadion.

Pada awal tahun ini, CONMEBOL juga pernah mengizinkan tamu undangan hadir saat laga final Copa Libertados di Maracana.

Namun, para penonton itu tampak melanggar aturan jarak sosial sehingga didenda oleh pemerintah kota setempat.

Apa pun itu, Pemerintah Kota Rio de Janeiro mengatakan sudah mempersiapkan antisipasi agar pelanggaran tersebut tidak terulang.

Para tamu undangan yang menyaksikan laga final Copa America nanti tidak akan dikumpulkan di satu area, melainkan akan disebar di seluruh bagian Stadion Maracana.

Pemerintah Brasil sebelumnya dihujani kritik oleh pakar kesehatan dan sebagian besar masyarakatnya karena bersikeras menjadi tuan rumah Copa America 2021 di tengah lonjakan kasus COVID-19 di negara tersebut.

Alhasil, Copa America 2021 pun pada akhirnya menciptakan klaster penyebaran COVID-19. Tercatat ada sekira 140 orang yang terkait dengan penyelenggaraan turnamen yang dinyatakan positif COVID-19 pada akhir Juni lalu.

Berita Terkait

Berita Terkini