Boladunia

Parade Gol Terbaik di Perempat Final Euro 2020, Insigne hingga Harry Kane

Euro 2020 telah memasuki babak semifinal. Bolatimes.com merangkum parade gol terbaik di babak perempatfinal, berikut daftarnya

Irwan Febri Rialdi

Selebrasi striker Italia, Lorenzo Insigne usai membobol gawang Belgia. (CHRISTOF STACHE / POOL / AFP)
Selebrasi striker Italia, Lorenzo Insigne usai membobol gawang Belgia. (CHRISTOF STACHE / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Euro 2020 telah mencapai babak semifinal usai empat tim telah melewati dan mengalahkan lawan-lawannya di babak perempat final. Dari 17 gol yang tercipta di babak 8 besar, gol manakah yang masuk dalam kategori 5 gol terbaik?

Kompetisi Euro 2020 telah memasuki babak akhir. Kini empat tim tersisa yakni Spanyol, Italia, Denmark dan Inggris, akan berebut dua tiket untuk memainkan babak final.

Babak semifinal Euro 2020 sendiri telah ditentukan di mana laga pertama akan mempertemukan Spanyol vs Italia yang kemudian dilanjutkan Denmark vs Inggris. Semua pertandingan ini akan digelar di Stadion Wembley, London.

Spanyol memastikan lolos lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dengan Swiss di waktu normal dan tambahan waktu.

Kemudian, Italia dengan perkasa mampu mengalahkan Belgia dengan skor tipis 2-1 yang diikuti oleh Denmark dengan hasil yang serupa saat menumbangkan Ceko.

Lalu, di partai perempat final terakhir, Inggris mencukur habis Ukraina dengan skor telak 4-0 sekaligus melengkapi empat tim yang melangkah ke babak semifinal.

Di babak perempat final, total 17 gol tercipta dari delapan tim yang berlaga. Kira-kira dari ke-17 gol tersebut, gol siapa saja yang pantas masuk dalam daftar 5 gol terbaik?

1. Lorenzo Insigne (Italia)

Gol Lorenzo Insigne pantas disematkan sebagai gol terbaik di babak perempat final Euro 2020 kali ini.

Gol tersebut ia buat di laga melawan Belgia. Proses golnya pun cukup apik di mana Insigne melakukan aksi individual dari tengah lapangan.

Insigne mendribel bola dari tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau oleh Thibaut Courtois.

2. Nicolo Barella (Italia)

Tak hanya gol Lorenzo Insigne ke gawang Belgia saja yang masuk ke kategori ini. Ada pula gol Nicolo Barella yang tak lain gol pertama Italia di laga ini.

Barella mencetak golnya saat berhasil menerima bola dari Marco Verratti tepat di dalam kotak penalti Belgia.

Di tengah kepungan para pemain bertahan Belgia, Barella tetap mampu mempertahankan bola dan melewati lawan sebelum melepaskan tembakan keras yang merobek jala Thibaut Courtois.

3. Kasper Dolberg (Denmark)

Untuk tempat gol terbaik ketiga dipegang oleh penyerang milik Denmark, yakni Kasper Dolberg. Ia menciptakan gol tersebut kala tim Dinamit menghadapi Ceko.

Dolberg mencetak gol kedua Denmark melalui skema serangan cepat dari sisi sayap. Ia mampu keluar dari tekanan lawan dan menyambut bola hasil umpan silang Joakim Maehle.

Apiknya gol ini terlihat dari assist Maehle yang menggunakan kaki luarnya untuk mengirim umpan terukur dan Dolberg menyelesaikannya dengan baik diakhiri dengan selebrasi setelah mencetak gol kedua Denmark.

4. Harry Kane (Inggris)

Gol terbaik keempat di babak perempat final Euro 2020 jatuh ke tangan Harry Kane saat Inggris melumat Ukraina.

Harry Kane mencetak gol ini di menit-menit awal tepatnya di menit ke-4 melalui jarak dekat yang mengelabui kiper lawan.

Gol ini masuk dalam kategori gol terbaik di perempat final ini karena prosesnya di mana Kane mampu lepas dari kawalan lawan dan jebakan offside.

Belum lagi dengan umpan terobosan yang dilepaskan Raheem Sterling. Ia dengan baik mampu mengecoh lawan yang menjaganya.

5. Jordi Alba (Spanyol) / Gol Bunuh Diri Denis Zakaria.

Di tempat kelima ada gol bunuh diri gelandang Swiss, Denis Zakaria. Sejatinya, gol bunuh diri ini termasuk biasa saja. Tetapi, prosesnya terbilang fantastis. Adalah Jordi Alba yang membuat Zakaria mencetak gol bunuh diri.

Proses gol bunuh diri ini dibuat oleh Jordi Alba dengan tendangan setengah voli dari luar kotak penalti, memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok.

Bola hasil tendangannya pun sebenarnya mengarah ke gawang Yann Sommer. Sayangnya, Zakaria yang bermaksud menghalau malah membelokkan bola dan masuk ke gawang Swiss.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini