Boladunia

Kisah Tragis Shiva N'Zigou, Pemain Gabon yang Tumbalkan Ibunya Demi Karier

Eks pemain Timnas Gabon, Shiva N'Zigou, melakukan aksi tak masuk akal demi kariernya semakin baik.

Rauhanda Riyantama

Potret Shiva N’Zigou saat membela Timnas Gabon. (Dok. Maravipost.com)
Potret Shiva N’Zigou saat membela Timnas Gabon. (Dok. Maravipost.com)

Bolatimes.com - Memiliki karier yang cemerlang merupakan cita-cita bagi setiap pesepak bola. Bahkan pemain bernama Shiva N’Zigou melakukan aksi berbau klenik hingga asusila demi menjadi pemain terkenal.

Shiva N’Zigou merupakan pesepak bola yang pernah bermain untuk klub Ligue 1 Prancis, Nantes pada 2001 hingga 2005. Pria kelahiran Tchibanga, Gabon, 24 Oktober 1983 itu juga tercatat pernah membela Timnas Gabon dengan mencatatkan 24 penampilan.

Pada 2008, Shiva N’Zigou membuat pengakuan yang mengejutkan publik bahwa dirinya pernah terlibat dalam hubungan terlarang dengan saudara perempuan dan bibinya sendiri. Pengakuan dirinya berbentuk sebuah rekaman video yang dirilis secara online.

Selain itu, Shiva N’Zigou menceritakan bahwa ibu kandungnya terbunuh demi ritual klenik. Pria yang kini berusia 37 tahun itu rela menumbalkan ibunya demi karier yang lebih baik.

Shiva N’Zigou juga melakukan kejahatan lain dengan memalsukan akte kelahiran agar umurnya menjadi 5 tahun lebih muda. Hal tersebut dilakukan oleh kedua orangtuanya demi karier Shiva N’Zigou agar dilirik klub yang mencari para pesepak bola muda.

Namun kini Shiva N’Zigou telah pensiun dari sepak bola pada 2016 setelah bermain di beberapa klub. Ia sempat memperkuat Timnas Gabon selama delapan tahun mulai dari tahun 2000 hingga tahun 2008.

Ia juga mendapatkan rekor sebagai pesepak bola termuda dalam Piala Afrika tahun 2000 pada umur 16 tahun. Namun rekor tersebut dikabarkan sempat dicabut, meskipun pada situs Wikipedia namanya masih tertera.

Itu dia kisah mengerikan seorang Shiva N’Zigou yang merupakan eks pesepak bola Timnas Gabon yang rela menumbalkan ibunya demi karier cemerlang di dunia sepak bola. 

Kontributor: Muhammad Zuhdi Hidayat

Berita Terkait

Berita Terkini