Boladunia

Fakta-fakta Menarik usai Ukraina Singkirkan Swedia dari Euro 2020

Ukraina lolos ke perempatfinal setelah mengalahkan Swedia 2-1.

Rauhanda Riyantama

Timnas Ukraina berhasil lolos ke perempatfinal Euro 2020 usai mengalahkan Swedia. (LEE SMITH / POOL / AFP)
Timnas Ukraina berhasil lolos ke perempatfinal Euro 2020 usai mengalahkan Swedia. (LEE SMITH / POOL / AFP)

Bolatimes.com - Timnas Ukraina berhasil mencetak sejarah dengan melaju ke babak perempatfinal Euro 2020 usai mengandaskan Swedia di Hampden Park, Rabu (30/09/21).

Anak asuh Andriy Shevchenko berhasil melanjutkan perjalanannya di Euro 2020 pasca menyingkirkan Swedia dengan skor tipis 2-1 di babak 16 besar.

Kepastian lolosnya Ukraina sendiri ditentukan hingga babak tambahan waktu, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Adapun gol kemenangan tim berjuluk Zhovto-Blakytni ditentukan oleh Artem Dovbyk tepat di perpanjangan waktu babak kedua Extra Time.

Sejatinya, pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Tanda-tanda kemenangan Ukraina telah terlihat sejak awal saat Oleksandr Zinchenko mencetak gol di menit ke-27.

Setelah gol tersebut, Ukraina kian tampil menyerang dan berhasrat menambah keunggulan. Sayangnya, Swedia berhasil memanfaatkan kelengahan di barisan pertahan dan mencetak gol lewat Emil Forsberg di menit ke-43.

Pasca gol tersebut, pertandingan hampir berjalan seimbang. Dominasi Ukraina di babak kedua nyatanya tak mampu membongkar pertahanan rapat Swedia.

Pertandingan yang ketat ini pun memaksa kedua tim bermain di babak tambahan. Bahkan laga berjalan keras hingga memaksa Marcus Danielsson menerima kartu merah.

 

Aksi striker Ukraina Artem Dovbyk dalam laga Ukraina vs Swedia Euro 2020. (AFP/Robert Perry)
Aksi striker Ukraina Artem Dovbyk dalam laga Ukraina vs Swedia Euro 2020. (AFP/Robert Perry)

Dramatisnya kemenangan Ukraina atas Swedia ini melahirkan beragam fakta menarik. Berikut penjelasannya.

1.       Andriy Shevchenko Cetak Rekor Bersejarah

Keberhasilan Ukraina melaju ke babak perempat final Euro 2020 membuat sang pelatih, Andriy Shevchenko mencetak rekor bersejarah.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Shevchenko membawa Ukraina melaju ke babak 8 besar Euro.

Hebatnya lagi, pencapaiannya sebagai pelatih ini mengulangi pencapaiannya sebagai pemain saat membawa Ukraina untuk pertama kalinya melaju ke babak perempat final Piala Dunia pada 2006 silam.

2.       Gol Telat Penentu Kemenangan

Gol Artem Dovbyk yang memastikan Ukraina lolos ke babak perempat final Euro 2020 menorehkan fakta unik.

Gol yang diciptakannya di menit ke-120 dan 37 detik menjadi gol paling telat kedua sepanjang sejarah Euro setelah gol Semih Senturk di menit 121 dan 1 detik pada Euro 2008 silam.

Uniknya, dua gol paling telat sepanjang sejarah Euro tersebut menjadi penentu untuk timnya. Gol Dovbyk menjadi penentu kemenangan, sedangkan gol Semih Senturk menjadi penyama kedudukan hingga Turki menang di drama adu penalti.

3.       Laga Extra Time Terbanyak

Dengan berlanjutnya laga Swedia vs Ukraina ke Extra Time menjadikan babak 16 besar Euro 2020 sebagai babak gugur dengan babak tambahan waktu terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.

Di 16 besar Euro 2020 telah tercipta 4 laga yang berlanjut ke Extra Time. Jumlah ini melebihi jumlah babak Extra Time di perempat final Euro 2008.

4.       Andriy Yarmolenko Titisan Shevchenko?

Berkat 1 assist yang dicetaknya di laga Swedia vs Ukraina, Andriy Yarmolenko menyamai torehan jumlah gol dan assist Andriy Shevchenko di turnamen mayor (Euro dan Piala Dunia)

Berkat 1 assist tersebut, total 5 gol dan assist telah dibuat Yarmolenko di turnamen mayor (2 gol dan 3 assist). Jumlah tersebut sama dengan jumlah gol dan assist Shevchenko (4 gol dan 1 assist) untuk Ukraina di Euro dan Piala Dunia.

5.       Kartu Merah Telat

Tak hanya tercipta gol telat, laga Swedia vs Ukraina juga menorehkan kartu merah telat yang diberikan kepada Marcus Danielsson.

Karena kartu merah langsung yang ia dapat di menit ke-99, Danielsson menjadi pemain keempat yang menerima kartu merah secara langsung di babak Extra Time sepanjang sejarah Euro.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini