Boladunia

Buntut Kolaps, Christian Eriksen Berpotensi Pensiun Dini

Sebelumnya Christian Eriksen kolaps di tengah laga Denmark vs Finlandia.

Rauhanda Riyantama

Gelandang Denmark Christian Eriksen ditandu keluar lapangan setelah sempat kolaps saat menghadapi Finlandia di laga Grup B Euro 2020 di The Parken Stadium, Kopenhagen. (JONATHAN NACKSTRAND / AFP / POOL)
Gelandang Denmark Christian Eriksen ditandu keluar lapangan setelah sempat kolaps saat menghadapi Finlandia di laga Grup B Euro 2020 di The Parken Stadium, Kopenhagen. (JONATHAN NACKSTRAND / AFP / POOL)

Bolatimes.com - Christian Eriksen berpotensi pensiun dini usai kejadian kolaps di tengah laga antara Denmark vs Finlandia di laga perdana Grup B Euro 2020, Sabtu (12/6/2021). Salah satu penyebabnya adalah kondisi fisik setelah kejadian mengerikan tersebut.

Adalah Profesor kardiologi Universitas St George, Sanjay Sharma yang menyebut Christian Eriksen mungkin tak bisa bermain sepak bola secara profesional lagi. 

Kronologisnya, Eriksen tiba-tiba pingsan jelang turun minum di Stadion Parken, Kopenhagen. Pemain Inter Milan itu kemudian dirawat di tengah lapangan sebelum di bawa ke rumah sakit.

Nyawa Eriksen pada akhirnya selamat. Pemain yang didiagnosa mengalami cardiac arrest atau henti jantung mendadak itu dikabarkan telah siuman dan bisa berbicara.

Meski demikian, kejadian horor yang menimpa Eriksen menimbulkan banyak pertanyaan terkait akan seperti apa kariernya ke depan. Profesor Sanjay Sharma pun menyampaikan pernyataan yang cukup muram.

"Saya sangat senang. Fakta dia stabil dan terjaga, pandangannya akan sangat bagus. Tapi saya tidak tahu apakah dia akan bermain sepak bola lagi," kata Sharma dikutip dari Sportsmole, Senin (14/6/2021).

"Tanpa maksud menyinggung, Eriksen telah meninggal hari ini [saat itu]. Meskipun hanya beberapa menit, dia sempat meninggal dan apakah petugas medis akan mengizinkannya meninggal lagi [jika kembali bermain sepakbola]?"

"Jawabannya adalah tidak," tambahnya.

Prof Sharma menambahkan bahwa terserah pemain dan klub untuk menilai risiko apakah Eriksen harus tetap bermain atau terpaksa pensiun dini.

"Serangan jantungnya telah mengguncang seluruh bangsa hari ini dan itulah yang terjadi. Bukan hanya mereka yang terpengaruh, ini adalah jiwa banyak orang," beber Sharma.

"Kabar baiknya adalah dia akan hidup, kabar buruknya adalah dia akan segera mengakhiri kariernya, jadi apakah dia akan memainkan pertandingan sepak bola profesional lagi? Itu tak bisa saya jawab," pungkas Sanjay Sharma.

Terlepas dari itu, Christian Eriksen datang ke Euro 2020 dengan catatan oke. Gelandang 29 tahun itu berperan besar mengantarkan Inter Milan meraih gelar Serie A musim 2020/2021.

Berita Terkait

Berita Terkini