Boladunia

Cerita Emosional Seorang Wanita yang Nyawanya Diselamatkan Diego Maradona

Diego Maradona pernah membuat seorang wanita bangkit lagi dari depresi berat.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto

Diego Maradona dan mantan kekasihnya Rocio Olivia (BIMA SAKTI / AFP)
Diego Maradona dan mantan kekasihnya Rocio Olivia (BIMA SAKTI / AFP)

Bolatimes.com - Seorang wanita bernama Mariana Copland mengaku pernah diselamatkan nyawanya oleh legenda Timnas Argentina, Diego Maradona. Mariana menceritakan dia diselamatkan Maradona di tempat rehabilitasi.

Diego Maradona memang sudah meninggal dunia, tapi cerita tentangnya akan tetap hidup, baik itu kehebatannya di dalam lapangan atau kisah-kisah menarik yang pernah dialaminya di luar lapangan.

Dilansir dari laporan Marca pada Kamis (25/2/2021), seorang wanita bernama Mariana Coplan berbagai kisah saat dia bertemu Maradona. Bahkan legenda Napoli itu menyelamatkan hidupnya dan bangkit dari depresi.

Maradona dan Mariana bertemu pada tahun 2007 silam di sebuah tempat rehabilitasi. Maradona berada di tempat rehabilitasi karena kecanduan alkohol, sedangkan Mariana mengalami depresi berat.

Dalam foto file ini diambil pada tanggal 29 Juni 1986 kapten tim bintang sepak bola Argentina Diego Maradona mengangkat Piala Dunia yang dimenangkan oleh timnya setelah kemenangan 3-2 atas Jerman Barat di stadion Azteca di Mexico City.  [STAF / AFP]
Dalam foto file ini diambil pada tanggal 29 Juni 1986 kapten tim bintang sepak bola Argentina Diego Maradona mengangkat Piala Dunia yang dimenangkan oleh timnya setelah kemenangan 3-2 atas Jerman Barat di stadion Azteca di Mexico City. [STAF / AFP]

"Maradona di sana karena masalah alkohol, saya di sana untuk depresi yang parah. Saya dibawa ke tempat rehab satu setengah bulan sebelum dia. Ketika dia tiba, saya melihat sesuatu yang lain," ucap Mariana.

"Dia membantu saya bangkit, kami bermain bola voli dan dia menjuluki saya 'pena cepat' karena saya menghabiskan waktu untuk menulis," kenangnya.

Mariana berkisah suatu hari di tempat rehabilitasi itu dia mengalami kondisi yang kritis. Para perawat memberikat obat berdosis tinggi hingga Mariana lumpuh.

Nah, saat para perawat ingin memberikan dosis penenang lagi kepada Mariana, Maradona mencegahnya. Sebab, kondisi Mariana sangat parah setelah diberikan obat tersebut.

"Diego berdiri membuka kedua tangannya, dia menutupi saya dan berkata 'jangan lakukan itu pada gadis ini'. Mereka bertengkar selame beberapa menit dan saya menangis," cerita Mariana.

Mariana pun akhirnya membagikan ceritanya bisa mengalami depresi berat karena putus dengan kekasihnya. Mengetahui masalah tersebut, Maradona pun memberikan semangat serta menulis pesan dengan tanda tangannya.

"Dia menulis, Nicolas kamu pengecut. Dia kemudian menatap saya dan berkata 'jangan jadi pengecut dan berikan ini kepadanya'," pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini