Boladunia

Terjebak Kenangan Mantan, Karius Ingin Kembali Ke Liverpool

Karius sempat dikritik abis fans Liverpool karena lakukan blunder fatal di Liga Champions.

Galih Priatmojo

Kiper Besiktas, Loris Karius (twitter/besiktas)
Kiper Besiktas, Loris Karius (twitter/besiktas)

Bolatimes.com - Kiper Besiktas, Loris Karius sepertinya urung mampu lepas dari bayang Liverpool.

Dua musim bersama Besiktas, Karius ternyata memendam kerinduan dengan Anfield. Hal tersebut diungkap saat ia melakoni sesi wawancara dengan media Inggris.

Tak hanya rindu, kiper Jerman itu berharap bisa kembali menjadi penjaga gawang Liverpool.

"Apakah saya ingin kembali bermain bersama Liverpool? Iya banget. Itu adalah sesuatu yang indah banget. Mungkin saya akan bermain dengan mereka lagi siapa tahu," ungkapnya seperti dilansir dari Goal.

"Seperti kalian ketahui, Liga Primer Inggris adalah liga terbaik dan tentu saja menarik untuk bisa bermain lagi di sana. Ketika bermain di Inggris akan selalu jadi sorotan, namun sekarang saya berada di klub yang bagus dan kita akan lihat setelah akhir musim ini bagaimana kelanjutannya," tambahnya.

Reaksi kiper Liverpool, Loris Karius, usai melakukan dua blunder fatal di laga kontra Real Madrid. (Paul ELLIS / AFP)
Reaksi kiper Liverpool, Loris Karius, usai melakukan dua blunder fatal di laga kontra Real Madrid. (Paul ELLIS / AFP)

 

Karier Karius bersama Liverpool sendiri mulai merosot tajam setelah melakukan dua blunder fatal saat Liverpool menghadapi Real Madrid di gelaran Liga Champions dua musim lalu di Kiev, Ukraina.

Blundernya dianggap sebagai biang kekalahan The Reds atas Real Madrid. Ia pun kemudian dihujani kritik tajam.

Meski berdampak pada kariernya, Karius mengaku telah melupakan insiden Kiev tersebut.

"Saya sudah tak lagi memikirkan soal Kiev. Itu sudah dua musim lalu. Mungkin orang-orang masih membicarakan itu, tapi aku tak lagi peduli," katanya.

"Seperti diketahui sesudahnya, saya mengalami gegar otak hingga membuat kondisi tak berjalan baik. Lebih dari itu saya senang Liverpool akhirnya menjuarai Liga Champions setahun kemudian, mereka masih punya kesempatan untuk mempertahankannya lagi. Ya, saya masih berkomunikasi dengan beberapa pemain bahkan pelatih kiper Liverpool kok sampai sekarang," tukasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini