Boladunia

Begini Wajah Stadion Baru Inter dan Milan, Desainnya Ciamik

Dua desain tersebut berasal dari Populous dan Manica yang masing-masing bernama Katedral dan Cincin Milan.

Rauhanda Riyantama

Desain stadion baru Inter Milan dan AC Milan karya Populous. (Twitter/@marifcinter)
Desain stadion baru Inter Milan dan AC Milan karya Populous. (Twitter/@marifcinter)

Bolatimes.com - Dua tim raksasa Italia, Inter Milan dan AC Milan, baru saja mengumumkan desain stadion baru mereka. Jika sudah rampung, rencananya stadion ini digunakan untuk menggantikan kandang sebelumnya, Stadion San Siro.

Dalam pernyataan resminya, Kamis (26/9/2019), duo Milan tersebut mengungkapkan bahwa lokasi stadion yang baru berada tepat di samping San Siro. Stadion ini dirancang dengan kapasitas mencapai 60 ribu tempat duduk dengan anggaran sebesar 1,2 miliar euro.

Inter dan Milan pun memperkenalkan dua desain untuk stadion baru mereka. Dua desain tersebut berasal dari Populous dan Manica yang masing-masing bernama Katedral dan Cincin Milan.

Untuk desain Populous, terinspirasi dari Katedeal Duomo di Kota Milan. Stadion ini nantinya memiliki ruang terbuka hijau yang dilengkapi taman, area komersil, dan gedung pencakar langit di area stadion.

''Kami telah mengambil inspirasi dari beberapa ikon Milan, seperti Duomo dan Galleria. Kami ingin mengawinkan tradisi, budaya dan arsitektur dengan pandangan yang modern dan tak lekang oleh waktu,'' ungkap Direktur Populous, Chris Lee, seperti dikutip dari Football Italia.

''Kami ingin itu menjadi ikon. Tak hanya sebuah bangunan yang akan mewakili kedua klub, tetapi juga kota Milan di panggung dunia,'' imbuhnya.

Sementara untuk desain kedua mengusung tema yang hampir mirip dengan Populous. Bedanya, Manica merancang kursi penonton stadion ini lebih dekat dengan lapangan, serta menambahkan area yang dapat digunakan untuk menggelar konser musik.

''Kami memiliki kursi penonton yang lebih dekat dengan lapangan. Jadi semua orang yang di tribune merasakan atmosfer yang sangat intens saat memberikan dukungan,'' jelas desainer Manica, David manica.

''Ini bukan hanya tentang menjadi lebih dekat dan lebih berisik, tetapi juga lebih aman, lebih nyaman dan dapat diakses oleh semua orang di kota,'' tuturnya menambahkan.

Perbandingan desain stadion karya Populous dan Manica. (Twitter/@marifcinter)
Perbandingan desain stadion karya Populous dan Manica. (Twitter/@marifcinter)

 

Lebih lanjut, Presiden Milan, Paolo Scaroni, memilih membangun stadion baru karena San Siro sudah tak layak lagi untuk mengembangkan sepak bola di era modern seperti saat ini. Oleh sebab itu, mereka mengesampingkan merenovasi Stadion San Siro.

''San Siro untuk saat ini sudah tak lagi cocok bagi dua klub besar dengan ambisi menjadi pemain utama di kancah Eropa. Itulah faktanya dan dibandingkan dengan stadion lain di Eropa, mereka masalah yang berbeda secara keseluruhan,'' kata Scaroni.

''Kami mencintai San Siro, tapi itu ada masanya. Peluang untuk membantu mengubah kawasan kota ini harus disambut hangat, karena kecuali pada hari pertandingan, (stadion) ini hanyalah ruang kosong tanpa apa pun di dalamnya,'' tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini