Boladunia

Dilirik Newcastle, Jose Mourinho Ogah Latih Tim yang Tak Berhasrat Juara

Jose Mourinho saat ini statusnya masih nganggur sejak dipecat dari Manchester United.

Galih Priatmojo

Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho. (SEBASTIEN BOZON / AFP)
Mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho. (SEBASTIEN BOZON / AFP)

Bolatimes.com - Jose Mourinho masuk kandidat manajer baru Newcastle untuk mengarungi musim 2019/2020. Sayangnya, keinginan tersebut bertepuk sebelah tangan. 

Newcastle telah pisah jalan dengan manajer Rafael Benitez setelah kontraknya habis pada 30 Juni 2019. Mantan arsitek Liverpool itu menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan oleh manajemen The Magpies.

Sebagai gantinya, Newcastle dikabarkan ingin mendatangkan Jose Mourinho. Seperti diketahui, pelatih yang telah bergelimang trofi itu sedang menganggur usai dipecat Manchester United pada Desember 2018.

Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho. [Glyn KIRK / AFP]
Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho. [Glyn KIRK / AFP]

Namun, Jose Mourinho telah memastikan tidak ingin melatih Newscastle, terkecuali jika tim itu memiliki rencana dan sokongan dana kuat untuk berprestasi. Sebab, pelatih asal Portugal itu hanya bersedia melatih tim yang memiliki target juara.

"Satu-satunya yang saya tahu adalah apa yang tidak saya inginkan. Saya punya kecenderungan harus bermain untuk menjadi pemenang. Lalu, jika saya tidak bisa menang, maka itu masalah saya, para pemain dan direksi klub. Namun, saya membutuhkan proyek yang membuat saya merasakan bermain untuk menjadi pemenang," ujar Mourinho, dikutip dari Mirror.

"Jika seseorang memberi saya kontrak 10 tahun yang luar biasa, tetapi target tim adalah untuk tetap berada di papan tengah dan jika Anda finis di posisi ketujuh, kedelapan atau kesembilan, itu adalah sempurna. Maka kontrak ini bukan untuk saya," lanjutnya.

"Ini adalah karakter saya. Jabatan saya selanjutnya haruslah untuk bersaing menjadi pemenang," tegas mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea itu.

Newcastle sendiri dikabarkan bakal diakuisisi oleh pengusaha sekaligus anggota kerajaan Uni Emirat Arab (UEA), Khalid bin Zayed Al Nahyan. Namun, hingga saat ini, belum ada kabar resmi terkait pemindahan hak milik tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini