Boladunia

Kalah Telak, Bek Liverpool Kalahkan Jumlah Assist Jesse Lingard

Persahabatan kedua timnas Inggris ini menjadi motivasi untuk lebih baik di musim depan.

Rauhanda Riyantama | Muhammad Ilham Baktora

Selebrasi Trent Alexander-Arnold saat membobol gawang Watford di Liga Primer pada 24 November 2018. (Olly Greenwood/AFP)
Selebrasi Trent Alexander-Arnold saat membobol gawang Watford di Liga Primer pada 24 November 2018. (Olly Greenwood/AFP)

Bolatimes.com - Berhasil meraih 12 assist, statistik bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold tercatat lebih baik dibanding sahabat satu negaranya yakni gelandang Manchester United, Jesse Lingard. Pada Liga Primer Inggris 2018/2019, Lingard hanya mencatatkan dua assist

Dilansir dari Givemesport, Jumat (17/5/2019) terdapat fakta jika Lingard bermain lebih lama dari Trent Alexander-Arnold. Selama berkarier di Liga Primer Inggris, Lingard baru mencatat 10 assist. Hal itu cukup memalukan bagi pemain 26 tahun ini lantaran lebih dulu bergabung dan masuk ke klub sebesar MU. Sebagian pengamat menilai capaian MU di musim ini memang cukup buruk.

Sementara itu, pencapaian The Reds berhasil melenggang ke partai final Liga Champions berkat kontribusi bek muda, Alexander Arnold. Dapat dikatakan kemenangan Liverpool saat menjamu Barcelona di Anfield pada leg kedua semifinal Liga Champions lalu, tak lepas dari assist penggawa 20 tahun tersebut.

Walau raja assist di Liga Primer Inggris 2019, jatuh ke tangan Eden Hazard (15 assist), 12 assist yang dicatat pemain muda Liverpool ini menjadi sejarah baru di kompetisi tertinggi sepak bola Inggris 2019. Alexander masuk dalam daftar bek muda terbaik dengan perolehan jumlah assist di atas angka 10.

Alexander-Arnold juga mengalahkan jumlah assist yang dikoleksi pemain senior seperti, Da Silva, Mesut Ozil, Dele Alli dan Kevin Bruyne.

Permainannya bersama bek senior Virgil Van Dijk, Andrew Robertson dan Joe Gomez jelas memberikan pengalaman berkarier lebih baik bersama The Reds.

Jelas prestasi Alexander Arnold ini menjadi cermin bagi Jesse Lingard membenahi permainan di bawah asuhan Ole Gunnar Solksjaer. Namun keberhasilannya melesakkan empat gol selama Liga Primer Inggris bergulir menjadi nilai lebih untuknya. Sehingga musim depan dirinya harus menunjukkan performa terbaik.

Berita Terkait

Berita Terkini