Boladunia

Merasa Tersandera, Adrien Rabiot Hengkang ke Manchester United?

Adrien Rabiot dianggap tersandera bersama Paris Saint Germain

Galih Priatmojo

Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot (Franck Fife/AFP)
Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot (Franck Fife/AFP)

Bolatimes.com - Gelandang sentral Paris Saint-Germain (PSG), Adrien Rabiot santer diisukan tengah jadi rebutan sejumlah tim-tim besar Eropa. Nah, kemanakah pemain berusia 23 tahun yang diisukan tersandera bersama Paris Saint Germain itu akan berlabuh pada bursa transfer musim panas 2019 nanti?

Berdasarkan pernyataan teranyar dari ibunda sekaligus agen Rabiot, yakni Veronique Rabiot, Manchester United berpeluang mengamankan servis sang gelandang.

Ya, ini setelah Veronique membantah jika sang putra akan merapat ke Barcelona pada bursa transfer musim panas 2019 mendatang.

Rabiot sendiri diyakini memang jadi komoditi 'panas' di bursa transfer nanti. Pasalnya selain Man United dan Barcelona, klub-klub top macam Tottenham Hotspur, Chelsea, hingga Juventus dikabarkan juga tertarik menampung gelandang berpaspor Prancis tersebut.

Seperti diketahui, Rabiot memang enggan memperpanjang kontraknya bersama PSG yang akan expired di akhir musim ini. Sebagai ganjarannya, manajemen klub pun membekukan status Rabiot di tim utama PSG, meski tanpa persetujuan pelatih kepala Thomas Tuchel.

Ya, Rabiot 'dipaksa' berlatih bersama tim cadangan, alih-alih bersama Neymar Jr, Kylian Mbappe, Angel Di Maria, serta pemain-pemain tim utama PSG lainnya.

"Putra saya adalah tahanan di PSG!" ucap Veronique tak bisa menyembunyikan kekesalannya, seperti dimuat L'Equipe.

"Satu-satunya yang ia (Rabiot) inginkan adalah menyelesaikan masa kontraknya dan dihormati. Ia tentunya akan tetap berlaku profesional dan memberikan segalanya untuk PSG meski ia akan pergi pada musim panas nanti. Tapi, perlakuan yang didapat Adrien malah seperti itu," ketusnya.

Aksi Adrien Rabiot saat bermain melawan Angers (Alain Jocard/AFP)
Aksi Adrien Rabiot saat bermain melawan Angers (Alain Jocard/AFP)

 

"Mereka mendendanya karena tidak terbang ke Qatar (pemusatan latihan klub) ketika neneknya meninggal dan ayahnya dalam keadaan kritis. Ia adalah seorang sandera di sana!" celoteh Veronique.

Veronique pun menyoroti perlakuan berbeda yang didapatkan sang anak dengan megabintang PSG, Neymar Jr.

"Di PSG, mereka mendenda pemain karena datang terlambat enam menit di pertemuan tim (yang terjadi pada Rabiot sebelum pertandingan melawan Olympique Marseille). Dan yang lain (menyinggung Neymar), saat cedera diizinkan untuk melakukan perjalanan di seluruh dunia dan pergi ke karnaval," semprot Veronique dengan nada nyinyir.

Sementara itu sebagaimana dilansir METRO, Veronique membantah jika sang putra bakal merapat ke Barcelona pada musim panas ini. Dia juga membantah jika Rabiot sudah menandatangani perjanjian pra-kontrak dengan Barca.

"Semua orang berkata jika kami telah menandatangani perjanjian dengan klub itu (Barcelona). Tapi kami sama sekali belum tanda tangan di mana pun!" tegas Veronique. 

Nah, diklaim METRO, Man United pun kini berada di pole position untuk mendapatkan tanda tangan Rabiot. Sang gelandang diyakini sangat tergiur dengan prospek bermain di Liga Inggris, terlebih ia bisa menjalin "French connection" di skuat Man United dengan Paul Pogba dan Anthony Martial.

Berita Terkait

Berita Terkini