Boladunia

Keren! Presiden Liberia Turun di Laga Persahabatan Tanpa Stuntman

Presiden Liberia turun dalam pertandingan persahabatan antara Liberia kontra Nigeria. Ia ikut bertanding tanpa stuntman lho

Galih Priatmojo

Presiden Liberia George Weah (Dok. bbc.co.uk/Galih)
Presiden Liberia George Weah (Dok. bbc.co.uk/Galih)

Bolatimes.com - Lama tak terdengar namanya di kancah sepak bola internasional, mantan penggawa AC Milan yang kini menjabat sebagai Presiden Liberia George Weah tiba-tiba menyedot perhatian. Mantan pemain terbaik dunia itu kembali merumput. Weah turun tanpa stuntman di pertandingan internasional saat Liberia menghadapi Nigeria di Ibukota Monvoria, Selasa (11/9/2018).

Pertandingan persahabatan itu digelar hanya beberapa minggu menjelang hari ulang tahun Weah ke-52. Dalam laga tersebut Liberia harus menelan kekalahan 1-2 meski diperkuat seorang presiden.

Pemerintah Liberia memang sudah merencanakan pertandingan persahabatan internasional untuk mengistirahatkan kostum nomor 14 yang sering dipakai Weah.

Tapi yang membuat penonton terkejut adalah ketika Weah yang sudah istirahat selama 16 tahun sebagai pemain nasional dengan posisi striker, tiba-tiba masuk ke lapangan sebagai pemain, memimpin tim nasional Liberia dan justru kembali menggunakan kostum nomor 14. Presiden Liberia itu benar-benar tampil layaknya pemain bola tanpa stuntman.

George Weah (kanan) saat masih memperkuat AC Milan menghadapi hadangan pemain Lazio Diego Fuser. (AFP/GERARD JULIEN)
George Weah (kanan) saat masih memperkuat AC Milan menghadapi hadangan pemain Lazio Diego Fuser. (AFP/GERARD JULIEN)

Dalam pertandingan tersebut, Weah ternyata masih memperlihakan sisa-sisa kejayaan sebagai pemain dan mendapat tepuk tangan gemuruh ketika digantikan pada menit ke-79.

Dua gol kemenangan Nigeria dicetak oleh Henry Onyekuru dan Simeon Nwankwo, sementara gol balasan tuan rumah dicetak Kpah Sherman melalui titik penalti beberapa menit terakhir.

Ketika menjadi pemain profesional selama hampir satu setengah dekade, Weah menikmati masa jaya saat bergabung dengan beberapa klub Eropa, yaitu Monaco, Paris Saint-Germain, Marseille, AC Milan, Manchester City dan Chelsea.

Selain meraih gelar pemain terbaik dunia pada 1995, Weah juga mendapatkan penghargaan Ballon d'Or pada tahun yang sama dan menjadi satu-satunya pemain Afrika yang meraih dua penghargaan bergengsi itu.

Popularitas sebagai pemain kelas dunia ikut membantu Weah memenangi kompetisi merebut kursi presiden Liberia pada Desember 2017 lalu. 

 

Berita ini sudah dimuat di suara.com

Berita Terkait

Berita Terkini