Liga prancis 11 Mei 2026
Brest 0
Liga italia 10 Mei 2026
Pisa 0
Liga spanyol 10 Mei 2026
Oviedo 0

Angkernya Stadion Kazan Arena Kubur Tiga Tim Unggulan Piala Dunia

Brasil yang diunggulkan di pentas Piala Dunia 2018 justru tersingkir lebih awal di babak perempat final setelah takluk dari Belgia dengan skor 1-2.

Galih Priatmojo | BolaTimes.com
Sabtu, 07 Juli 2018 | 20:19 WIB
Brasil harus menerima pil pahit, setelah kalah 1-2 atas Belgia di babak perempat final Piala Dunia 2018.

Brasil harus menerima pil pahit, setelah kalah 1-2 atas Belgia di babak perempat final Piala Dunia 2018.

Bolatimes.com - Tersingkirnya Brasil dari babak perempat final Piala Dunia 2018 usai kalah dari Belgia 2-1 menegaskan bahwa Kazan Arena yang menjadi tempat mereka berlaga benar-benar angker.

Masih kurang percaya jika Kazan Arena itu angker? Coba saja amati bagaimana dua tim raksasa yang masuk daftar unggulan di pentas Piala Dunia 2018 ini juga terjungkal.

Sebut saja Argentina dan juga Jerman.

Yap. Jerman menjadi korban perdana keangkeran Kazan Arena setelah mereka dibungkam Korea Selatan di partai terakhir fase penyisihan grup F.

Mesut Ozil dkk sebetulnya masih memiliki peluang di partai terakhir fase grup. Apalagi mereka memiliki catatan positif tiap kali berhadapan dengan tim-tim dari benua Asia.

Tapi entah apa yang telah merasuki para pemain Korea Selatan hari itu. Setelah bermain sama kuat sepanjang babak pertama dan kedua, Son Heung Min dkk di luar dugaan mampu menekuk Jerman di waktu injury time. Dua gol yang tercipta dari Kim Young Gwon dan Song Heung Min dicetak hanya berselisih waktu tiga menit saja hingga akhirnya peluit panjang dibunyikan.

Thomas Muller dan skuat Jerman saat kalah dari Korea Selatan. (Sumber: New Daily).
Thomas Muller dan skuat Jerman saat kalah dari Korea Selatan. (Sumber: New Daily).

Naas bagi skuat besutan Joachim Low. Mereka harus kandas di detik-detik akhir pertandingan. Meski Korea Selatan juga dipastikan tak lolos tetapi kemenangan atas Jerman ini tentu bakal jadi catatan penting yang akan terukir dalam sejarah.

Di samping Jerman, Kazan Arena sepertinya juga bukan tempat yang ramah untuk Lionel Messi Cs. Melewati penyisihan grup dengan terseok-seok akhirnya Argentina mampu menapaki ke fase gugur.

Di fase ini, anak asuhan Jorge Sampaoli bersua salah satu tim unggulan lainnya yakni Prancis.

Tetapi sepertinya hari itu memang bukan milik Argentina. Saat pertandingan baru berjalan 13 menit, gawang Argentina yang dikawal Franco Armani langsung bobol lewat eksekusi penalti yang dilakukan penggawa Prancis, Antoine Griezmann.

Baca Juga: Vietnam Kantongi Kekuatan Indonesia

Lionel Messi tertunduk lesu usai kalah dari Prancis/Twitter
Lionel Messi tertunduk lesu usai kalah dari Prancis/Twitter

Argentina sebetulnya mampu memberi perlawanan bahkan berbalik unggul lewat gol yang dilesakkan Angel Di Maria dan Gabriel Mercado di paruh akhir babak pertama. Sayang keunggulan tersebut tak bertahan lama. Benjamin Pavard dan Kylian Mbappe berhasil membawa keunggulan untuk Prancis.

Argentina akhirnya harus menyerah dari Prancis dengan skor 3-4.

 

 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu.

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena.

boladunia | 21:14 WIB

Striker Uruguay, Darwin Nunez, resmi meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal,

boladunia | 19:35 WIB

Bayern Munich tampil superior dalam laga persahabatan internasional melawan Tottenham Hotspur, Jumat (8/8/2025) dini hari WIB.

boladunia | 21:20 WIB

Legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman, akan menerima Eredivisie Oeuvre Award

boladunia | 22:45 WIB

Rekan Kevin Diks di Gladbach itu secara tegas menyatakan hanya ingin bergabung dengan Ajax Amsterdam.

boladunia | 22:34 WIB

Fortuna Sittard buat gebrakan jelang kick off Eredivisie 2025.

boladunia | 22:30 WIB

Jamory L., pelatih asal Belanda berusia 44 tahun, ditahan oleh otoritas di Siprus atas dugaan kasus pelecehan seksual

boladunia | 22:24 WIB

Dunia sepak bola berduka atas kepergian Jorge Costa, direktur sepak bola dan mantan kapten legendaris FC Porto, yang meninggal dunia

boladunia | 11:07 WIB