Arena

Santuy, Hendra/Ahsan Tak Pasang Target Muluk-muluk Hadapi Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Hendra/Ahsan santai menghadapi Kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

Husna Rahmayunita

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) - Hendra Setiawan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Jerman Mark Lamsfuss - Marvin Seidel pada babak ketiga BWF World Championships 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Kamis (25/8/2022). ANTARA FOTO/Naoki Nishimura/AFLO SPORT/rwa.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan (kanan) - Hendra Setiawan (kiri) mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Jerman Mark Lamsfuss - Marvin Seidel pada babak ketiga BWF World Championships 2022 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Kamis (25/8/2022). ANTARA FOTO/Naoki Nishimura/AFLO SPORT/rwa.

Bolatimes.com - Ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan enggan memasang target tinggi menghadapi Kualifikasi Olimpiade Paris 2024. Keduanya mengaku ingin menikmati prosesnya.

Hendr/Ahsan akan menjalani periode kualifikasi dengan sebaik mungkin dan tidak berharap lebih untuk harus lolos ke Paris mewakili bulu tangkis Indonesia.

"Ya enjoy saja, jalani saja. Masuk syukur, kalau tidak masuk ya tidak masalah. Tetap bersyukur apapun hasilnya nanti. Kita lihat nanti saja," tutur Ahsan saat dijumpai, Selasa (27/12/2022).

Selain itu, pasangan berjuluk The Daddies juga mengaku tidak memasang target tertentu dalam musim kompetisi 2023. Ganda putra peringkat ke-3 dunia itu hanya ingin fokus menikmati setiap jalannya pertandingan.

"Yang penting bisa menikmati setiap permainan, jadi tidak harus pasang target untuk juara atau apa. Kami akan menjalani saja," ungkap Ahsan.

Meski sudah berusia di atas 30 tahun, namun performa The Daddies terbilang masih konsisten berkat pengalaman dan penguasaan teknik permainan yang matang.

Bahkan selama musim kompetisi 2022, The Daddies telah menikmati podium runner-up pada lima turnamen yaitu India Open (Super 500), All England (Super 1000), Malaysia Masters (Super 500), Kejuaraan Dunia di Tokyo, dan World Tour Finals.

Walau tak berhasil menyabet satu gelar juara pun, namun Hendra/Ahsan cukup bersyukur dengan pencapaian pada 2022 karena masih bisa bersaing secara baik melawan ganda putra dunia yang berusia lebih muda.

"Kami main santai saja, karena tidak mau terlalu muluk-muluk dan yang terpenting dari kami sudah ada tanggung jawab agar. Mudah-mudahan tahun depan juga bisa main dengan enjoy agar hasilnya bagus," tutur Ahsan.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini