Arena

Profil Gronya Somerville, Pebulu Tangkis Keturunan Bangsawan yang Curi Perhatian

Tak hanya karena kemampuannya di dunia tepok bulu, paras cantik Gronya Somerville jadi perhatian.

Husna Rahmayunita

Pebulu tangkis asal Australia, Gronya Somerville. [AFP/Saeed Khan]
Pebulu tangkis asal Australia, Gronya Somerville. [AFP/Saeed Khan]

Bolatimes.com - Mengenal lebih jauh sosok Gronya Somerville, pebulu tangkis spesialis ganda asal Australia yang ternyata diam-diam memiliki darah keturunan bangsawan.

Kancah bulu tangkis dunia banyak menghadirkan sosok-sosok yang membuat para penikmat olahraga ini jatuh hati. Salah satunya adalah Gronya Somerville.

Pebulu tangkis berpaspor Australia ini merupakan salah satu atlet yang banyak diidolai pencinta badminton atau badminton lovers di dunia.

Tak hanya karena kemampuannya di dunia tepok bulu saja, melainkan juga karena paras cantik yang dimiliki Gronya Somerville.

Di kancah bulu tangkis, wanita berusia 27 tahun ini punya sederet prestasi mentereng. Bahkan, ia pernah menduduki peringkat ke-18 dunia di sektor ganda putri dan peringkat 26 di sektor ganda campuran.

Di luar dunia bulu tangkis, Gronya Somerville kerap menjadi pusat perhatian kaum Adam karena paras cantiknya tersebut.

Bahkan, Gronya Somerville memiliki ratusan ribu pengikut di media sosial Instagram-nya, tepatnya memiliki 256 ribu pengikut.

Di balik karier dan paras cantiknya itu, Gronya Somerville diam-diam memiliki sejarah menarik pada hidupnya. Diketahui, duet Setyana Mapasa ini memiliki darah bangsawan dalam tubuhnya.

Profil Gronya Somerville

Pebulu tangkis asal Australia, Gronya Somerville. [@gronyasomerville / Instagram]
Pebulu tangkis asal Australia, Gronya Somerville. [@gronyasomerville / Instagram]

Gronya Somerville merupakan pebulu tangkis kelahiran Australia. Ia lahir pada 10 Mei 1995 silam tepatnya di Melbourne.

Ia sendiri lahir dari perkawinan antar ras. Ibunya merupakan orang Australia, sedangkan sang ayah merupakan orang China.

Diketahui, sang ayah merupakan keturunan bangsawan, yakni dari reformis politik Dinasti Qing terkemuka, yakni Kang Youwei.

Jika dilihat dari silsilahnya, maka Gronya Somerville merupakan cicit dari reformis politik terkemuka tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, Gronya Sommerville melanjutkan hidupnya sebagai warga negara Australia, di mana ia mencoba mengharumkan tanah kelahirannya itu lewat olahraga bulu tangkis.

Kiprahnya di bulu tangkis bermula dari bakatnya yang dilirik saat dirinya mengikuti sebuah program pada usia 12 atau 13 tahun.

Namanya pun melejit saat dirinya berpartisipasi di Uber Cup 2012 dengan mewakili Australia. Saat itu ia menjadi buruan para fotografer.

Gronya Somerville makin menjadi pebulu tangkis ternama saat ia mewakili Australia di ajang Piala Sudirman 2013.

Sepanjang kariernya di dunia bulu tangkis, Gronya Somerville mampu menjuarai turnamen di level Oceania, baik itu saat bermain di sektor ganda putri dan ganda campuran.

Ia bahkan pernah berpasangan dengan pebulu tangkis keturunan Indonesia, Setyana Mapasa, yang memilih membela Australia.

Pasangan ini bahkan mampu menjuarai berbagai ajang di Kejuaraan Oceania, Canada Open 2016 dan 2019, Dutch Open 2016, dan beberapa gelar di BWF International Series.

Kontributor: Felix Indrajaya

Berita Terkait

Berita Terkini