Arena

3 Ganda Putra Indonesia Mundur dari Malaysia Open 2022, Herry IP Tetap Optimis

Ganda putra Indonesia diterpa badai cedera.

Husna Rahmayunita

Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melaju ke final WJC 2019 usai menaklukkan unggulan ketiga China Dai En Yi/Feng Yan Zhe dengan skor 21-15, 21-10 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Kazan, Rusia, Sabtu (12/10/2019). ANTARA/HO Tim PBSI/am.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melaju ke final WJC 2019 usai menaklukkan unggulan ketiga China Dai En Yi/Feng Yan Zhe dengan skor 21-15, 21-10 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di Kazan, Rusia, Sabtu (12/10/2019). ANTARA/HO Tim PBSI/am.

Bolatimes.com - Pelatih kepala ganda putra PBSI Herry Iman Pierngadi alias Herry IP menatap Indonesia Open 2022 dengan optimis, meski anak asuhnya dihantam badai cedera.

Total ada tiga ganda putra yang absen di Malaysia Open 2022. Teranyar yakni pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang mundur lantaran cedera yang dialami saat menjalani latihan jelang turnamen.

"Leo/Daniel kami tarik dari Malaysia Open 2022 karena Leo ada cedera di pinggangnya. Minggu ini ia akan fokus pemulihan dan terapi sembari kami pantau kesiapannya tampil di Malaysia Masters dan Singapore Open," kata Herry IP dalam rilis resmi PBSI seperti dikutip Senin (27/6/2022).

Leo mengungkapkan bahwa rasa sakitnya muncul tiba-tiba saat menjalani sesi latihan bersama timnas.

"Sudah diperiksa dokter dan sekarang sedang menunggu hasil MRI. Saya berharap semoga cederanya tidak parah dan bisa tampil di Malaysia Masters dan Singapore Open," ujar Leo.

Sebelumnya, sektor ganda putra skuad Merah Putih juga sudah kehilangan pasangan peringkat satu dunia Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menempati peringkat 14.

Pasangan berjuluk Minions mundur karena Marcus sedang pemulihan pasca-operasi, sementara Pramudya / Yeremia absen karena Yeremia cedera lutut kiri yang dialami pada Indonesia Open dua pekan lalu.

Akibat kondisi itu, kedua pasangan ini sudah dipastikan tidak akan bermain di tur Asia Tenggara yang terdiri dari Malaysia Open, Malaysia Masters, dan Singapore Open.

Walau hanya menyisakan tiga pasangan, Herry tetap optimistis anak didiknya tetap mampu memberikan penampilan terbaik di turnamen dengan level BWF World Tour Super 750 ini.

"Tetap optimistis Fajar / Rian, Ahsan / Hendra, dan Bagas / Fikri mampu memberikan yang terbaik. Walau persiapan juga singkat tapi selalu ada harapan," yakin Herry IP, seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini