Arena

Ogah Jemawa, Fajar/Rian Bertekad Kerja Keras usai Juarai Swiss Open 2022

"Setelah juara di sini pun statusnya bukan juara lagi," kata Rian.

Husna Rahmayunita

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian berusaha mengembalikan kok ke arah ganda putra Cina Ou Xuanyi dan Ren Xiangyu pada babak kedua All England 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Kamis (7/3/2019). (ANTARA FOTO/Widya Amelia - Humas PP PBSI)
Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian berusaha mengembalikan kok ke arah ganda putra Cina Ou Xuanyi dan Ren Xiangyu pada babak kedua All England 2019 di Arena Birmingham, Inggris, Kamis (7/3/2019). (ANTARA FOTO/Widya Amelia - Humas PP PBSI)

Bolatimes.com - Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses menjuarai Swiss Open 2022, menyusul Jonatan Christie. Usai menang, Fajar/Rian enggan jemawa dan bertekad terus kerja keras.

Di babak final Swiss Open 2022 yang digelar di Basel, Minggu (27/3/2022), Fajar/Rian sukse mengalahkan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dua gim langsung 21-18, 21-19.

Keduanya akhirnya kembali meraih gelar setelah puasa gelar kurang lebih selama 2,5 tahun. Atas kemenangan ini,  Fajar/Rian merasa lega.

"Bersyukur dan bangga akhirnya bisa juara lagi. Kami belajar dari pertandingan terakhir melawan mereka, dan pelatih juga memberi gambaran karena sebelumnya mereka dua kali mengalahkan rekan kami," kata Rian lewat keterangan resmi PP PBSI.

Berkar informasi dan arahan dari pelatih, Fajar/Rian bisa bermain tenang dan fokus sehingga akhirnya bisa kembali juara di turnamen level Super 300 untuk kedua kalinya setelah edisi 2019.

Dengan hasil ini, Fajar/Rian seakan memberikan sinyal untuk bangkit setelah tampil buruk pada dua turnamen sebelumnya, yaitu German Open dan All England.

"Yang pasti tidak mau berpikir jauh, fokus langkah demi langkah saja. Setelah juara di sini pun statusnya bukan juara lagi. Jadi harus tetap kerja keras," kata Rian.

Mereka sadar, kerja keras harus terus dilakukan untuk tetap berada di level atas persaingan ganda putra.

"Intinya kami selalu bersyukur apapun keadaannya. Jika sedang di bawah, kami harus tahu bagaimana caranya untuk bangkit. Semoga di turnamen berikutnya bisa jauh lebih baik," pungkas Fajar.

Selain dua kali menjuarai Swiss Open, Kota Basel juga menjadi saksi perolehan medali perunggu bagi Fajar/Rian dari ajang Kejuaraan Dunia 2019.

Ganda putra peringkat enam dunia itu menyegel gelar juara Swiss Open 2022 bersama rekan senegara Jonatan Christie, demikian dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini