Arena

Merasa Diperlakukan Seperti Robot, Kevin/Marcus Protes ke BWF

Minions protes ke BWF selepas menang di hari pertama Indonesia Open 2021.

Husna Rahmayunita

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon saat memainkan babak kedua Indonesia Masters 2021 kontra wakil Prancis, Lucas Corvee / Ronan Labar di Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11/2021). [PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon saat memainkan babak kedua Indonesia Masters 2021 kontra wakil Prancis, Lucas Corvee / Ronan Labar di Nusa Dua, Bali, Kamis (18/11/2021). [PBSI]

Bolatimes.com - Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menang di babak pertama Indonesia Open 2021. Setelah menang, pasangan berjuluk Minions itu protes ke BWF.

Protes tersebut dilayangkan lantaran Kevin/Marcus mendapat jadwal pertandingan yang terlalu berdekatan dengan turnamen Indonesia Masters 2021.

Mereka melakoni partai final pada Minggu (21/11/2021) dan merebut gelar runner up. Selang sehari, Minions pun harus tampil di hari pertama Indonesia Open 2021, Rabu (23/11).

Padahal, berdasarkan peraturan BWF, setiap peserta yang berada di separuh pool atas akan bertanding babak pertama di hari kedua turnamen. Sedangkan yang bertanding hari pertama ialah peserta yang berada di separuh pool bawah.

Ada juga kebijakan bagi pemain yang baru menjalani laga babak final diberikan kesempatan beristirahat dan ditempatkan pada jadwal pertandingan hari kedua.

Tak ayal, Kevin/Marcus menyampaikan protes lantaran merasa hanya diberi waktu istirahat singkat, tak seperti aturan BWF.

Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon saat diwawancara usai berhasil juara Hylo Open 2021. (YouTube/Badminton Europe)
Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon saat diwawancara usai berhasil juara Hylo Open 2021. (YouTube/Badminton Europe)

"Kami rasa BWF memperlakukan kami seperti robot ya, karena habis main hari Minggu langsung main hari ini mentang-mentang kami unggulan pertama," kata Kevin saat ditemui usai pertandingan.

"Itu tidak adil, tidak ada istirahat apalagi setelah melalui babak final yang sangat intens kemarin. Pastinya keputusan ini sangat mempengaruhi fisik," sambungnya

Marcus juga mengaku terkejut dengan penjadwalan yang ada karena baru mengetahui hasil drawing pertandingan Senin malam. Menurutnya, hal ini di luar kebiasaan turnamen BWF sehingga sangat merugikan Minions.

"Saya juga tidak tahu kalau akan main hari ini, karena saya kira bakal main hari Rabu dan bisa libur di hari Selasa dan Senin. Pas tadi malam keluar jadwalnya, ternyata main hari ini. Biasanya tidak seperti itu, karena dapat libur dulu," ujar Marcus.

Lebih lanjut, Minions pun mengaku tak punya persiapan khusus pada laga pertamanya di turnamen Super 1000 meski berhasil menumbangkan wakil Jepang Keiichiro Matsui / Yoshinori Takeuchi lewat rubber game.

"Kami tidak ada persiapan khusus, main tanpa beban saja lah. Kalau kalah ya mau bagaimana lagi," pungkas Kevin, seperti dimuat Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini