Liga champions 22 Januari 2026
Pafos 0
Liga italia 20 Januari 2026
Liga champions 20 Januari 2026
Kairat Almaty 1
Liga prancis 19 Januari 2026
Brest 1
Liga spanyol 18 Januari 2026
Oviedo 2
Liga italia 18 Januari 2026
Liga italia 17 Januari 2026
Pisa 1
Liga prancis 17 Januari 2026

Juara Thailand Masters, Si Anak Tukang Cuci Selamatkan Muka Indonesia

Fitriani, si anak tukang cuci secara mengejutkan juara Thailand Masters 2019.

Galih Priatmojo | BolaTimes.com
Senin, 14 Januari 2019 | 17:30 WIB
Fitriani juara Thailand Masters 2019. [fitrianiofficial/Instagram]

Fitriani juara Thailand Masters 2019. [fitrianiofficial/Instagram]

Bolatimes.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Fitriani secara mengejutkan berhasil meraih gelar Thailand Masters 2019 pada, Minggu (13/1/2019). Sebelumnya, pebulutangkis kelahiran Garut, Jawa Barat itu sempat dibully habis-habisan lantaran performanya yang buruk di sepanjang tahun 2018 lalu. Legenda Susi Susanti pun ikut angkat jempol atas keberhasilannya. 

Didapuk sebagai harapan baru di sektor tunggal putri Indonesia, Fitriani justru tampil jauh dari harapan. Di sepanjang tahun 2018 lalu, pebulutangkis berusia 20 tahun itu harus menghadapi tekanan yang luar biasa lantaran sederet hasil negatif yang didapatnya selama mengikuti kalender turnamen BWF.

Beruntung, ia mampu kembali bangkit. Di pembuka tahun 2019, Fitriani yang besar dari keluarga tukang cuci berhasil menorehkan prestasi sekaligus menyelamatkan muka Indonesia usai merebut gelar di turnamen Thailand Masters 2019.

Ia menjadi satu-satunya wakil tersisa Indonesia di ajang tersebut setelah sejumlah wakil lainnya berguguran di babak perempat final. 

Menghadapi wakil tuan rumah, Busanan Ongbumrungphan, Fitriani menang dua game langsung dengan skor 21-12 dan 21-14.

Kebangkitan Fitriani itupun mendapat acungan jempol dari legenda tunggal putri Indonesia, Susi Susanti.

"Ya ini suatu prestasi yang cukup bagus, cukup menggembirakan khususnya untuk tunggal putri yang selama ini selalu di- bully , selalu diremehkan, akhirnya menjadi penyelamat," beber perempuan yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, kemarin.

Menurut Susi, gelar yang diraih Fitriani di Thailand Masters 2019 amat penting.

Selain menjadi gelar perdana sektor tunggal putri di level BWF World Tour sejak 2012, keberhasilan ini dinilai bisa menjadi penyemangat para wakil lainnya.

"Ini menjadi pembuktian lah bahwa putri-pitri Indonesia juga bisa, tapi ini baru awal. Namun, paling tidak gelar Fitriani bisa jadi penyemangat putri-putri kita, bahwa di pertandingan selanjutnya kita mampu kok, tidak ada yang tidak mungkin," tukasnya.

Baca Juga: Menang dari Spurs, Solskjaer Pecahkan Rekor Sir Matt Busby di Old Trafford

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kegiatan Youth Economics Summit (YES) 2025 di Jakarta pada akhir pekan lalu sukses digelar.

arena | 14:39 WIB

Pabrikan otomotif asal Vietnam ini memilih strategi jangka panjang yang membangun kepercayaan, bukan sekadar memangkas harga.

arena | 10:14 WIB

Bagi pemula, push rank sering kali terasa menantang karena harus berhadapan dengan pemain yang lebih berpengalaman.

arena | 10:40 WIB

Perubahan aturan di olahraga padel tengah disuarakan oleh para pemain.

arena | 18:33 WIB

Tapi kamu jangan ngaku anak Padel, kalau belum tahu kosakata unik dalam Padel.

arena | 14:49 WIB

Olagraga padel kini dimainkan oleh lebih dari 25 juta orang di lebih dari 90 negara.

arena | 13:51 WIB

Seorang petarung MMA asal Rusia, Anastasia Luchkina (24 tahun), memicu kemarahan publik setelah memberikan vape kepada seekor orangutan

arena | 19:36 WIB

Jin Sasaki mengalami kehilangan ingatan enam minggu terakhir usai kalah KO dalam laga perebutan gelar juara dunia WBO kelas welter

arena | 13:01 WIB

Suara.com merayakan ulang tahun (HUT) ke-11 yang jatuh tepat pada tanggal 11 Maret 2025

arena | 16:09 WIB

Sosok yang juga Manajer Timnas Putri Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Konges Biasa di Hotel Megaland, Solo, Minggu (22/12/2024).

arena | 14:06 WIB