Liga

Xavi Buka Peluang, Roberto Martinez Jawab Kabar Gantikan Ronald Koeman

Roberto Martinez setia ke Timnas Belgia.

Husna Rahmayunita

Roberto Martinez pada ses latihan Beliga di Kaliningrad (27/6), [Ozan Kose/AFP]
Roberto Martinez pada ses latihan Beliga di Kaliningrad (27/6), [Ozan Kose/AFP]

Bolatimes.com - Belakangan sederet nama dicalonkan sebagai pelatih baru Barcelona untuk menggantikan Ronald Koeman. Dua nama yang santer disebut yakni Xavi Hernandez dan Roberto Martinez.

Xavi Hernadez blak-blakan, membuka peluang untuk menggantikan posisi Ronald Koeman. Sementara Roberto Martinez memberikan klarifikasi soal rumor yang beredar soal dirinya merapat ke Barca.

Secara gamblang, pelatih Timnas Belgia itu membantah kabar yang menyebut di sudah menjadi pelatih Blaugrana --julukan Barcelona--.

Menurut Martinez, semua orang memiliki hak untuk membuat rumor, tapi sebagian orang pula tidak percaya dengan rumor.

Termasuk dirinya, perIhal bakal menjadi entrenador alias pelatih anyar Barcelona. Martinez menegaskan dirinya akan terus fokus menjadi pelatih Rode Duivels --julukan Timnas Belgia.

"Sulit bagi saya untuk berbicara tentang rumor. Saya telah bekerja dengan tim ini (Belgia) selama lima tahun dan sepenuhnya berkonsentrasi pada peran ini," ucap Martinez mengutip Tribal Football, Senin (11/10/2021).

"Kami datang ke UEFA Nations League untuk menjadi nomor satu, tapi kami tidak berhasil melakukannya. Kami hanya juara keempat, tetapi sekarang kami bersiap untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Saya tidak punya apa-apa lagi untuk ditambahkan," sambung pelatih 48 tahun itu.

Terlepas dari semuanya, ia lebih memilih untuk menanggapi hasil UEFA National League di mana Belgia ditumbangkan oleh Italia dengan skor 1-2, Minggu (10/10) malam WIB.

Gol Nicolo Barella pada menit ke-46 dan penalti Domenico Berardi (65') sudah cukup bagi Italia untuk mengalahkan Belgia di Allianz Stadium, Turin semalam. Gol internasional pertama Charles De Ketelaere (86') pun tidak cukup membawa Belgia bangkit kembali.

Ini menandai pertama kalinya Belgia menderita kekalahan kompetitif berturut-turut sejak September 2010, dan Martinez, yang timnya kehilangan keunggulan dua gol melawan Prancis di semifinal UEFA Nations League pekan lalu (Belgia kalah 2-3), pun merasa frustrasi.

"Penalti (Berardi) adalah keputusan yang bisa diperdebatkan dan sejujurnya saya tidak setuju. Saya mencoba untuk menghormati wasit, tetapi Anda membutuhkan pengalaman di turnamen level ini," tukas Martinez usai Laga Belgia vs Italia.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Berita Terkait

Berita Terkini