Liga

Pengakuan Luis Suarez, Ditendang Ronald Koeman Lewat Telepon 40 Detik

Luis Suarez mulai blak-blakan mengenai kekejaman Ronald Koeman

Irwan Febri Rialdi

Penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez selebrasi angkat telpon usai bobol gawang Barcelona. (JAVIER SORIANO / AFP)
Penyerang Atletico Madrid, Luis Suarez selebrasi angkat telpon usai bobol gawang Barcelona. (JAVIER SORIANO / AFP)

Bolatimes.com - Striker Atletico Madrid, Luis Suarez, akhirnya buka suara mengenai kronologi dirinya ditendang oleh Ronald Koeman dari Barcelona. Ia menyebut bahwa pelatih asal Belanda itu mendepaknya melalui sebuah panggilan telepon berdurasi 40 detik saja.

Penyerang asal Uruguay itu dianggap sudah berstatus legenda di Barcelona setelah setelah enam tahun membela klub Katalunya tersebut, di mana ia mencetak 198 gol, mempersembahkan empat gelar Liga Spanyol dan sebuah trofi Liga Champions.

Namun, dia menjadi salah satu pemain pertama yang dibuang Koeman pada bursa transfer musim panas 2020, setelah pelatih asal Belanda itu mengambil alih tampuk kepelatihan Barca menggantikan Quique Setien.

"Telepon dari Koeman yang memberi tahu saya (bahwa saya tak lagi masuk rencanannya) cuma berlangsung selama 40 detik," beber Suarez kepada Gerard Romero melalui Twitch, yang dikutip Marca pada Kamis (7/10/2021).

Gestur pelatih Barcelona, Ronald Koeman pada laga Liga Spanyol kontra Granada di Camp Nou, Selasa (21/8/2021) dini hari WIB. [LLUIS GENE / AFP]
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. [LLUIS GENE / AFP]

"Bukan begitu cara mengucapkan selamat tinggal kepada seorang legenda," keluh penyerang berusia 34 tahun itu.

"Awalnya dia bilang saya tak masuk rencananya, lalu dia bilang bila perihal kontrak saya tak segera beres, saya akan bermain melawan Villarreal," papar Suarez.

"Dia tak cukup berani untuk berkata dengan tegas untuk menjelaskan apakah dia yang tak menginginkan saya atau malah pihak klub yang tak menginginkan saya," ketus mantan striker Ajax dan Liverpool itu.

Suarez menambahkan soal betapa sulitnya situasi yang menyelimuti dirinya, yang juga dialami sobat karibnya Lionel Messi, yang saat itu ingin meninggalkan Barca sebelum akhirnya hijrah ke Paris Saint-Germain pada musim panas 2021 kemarin.

"Itu adalah hari-hari yang berat setelah segala yang saya berikan kepada klub," ungkap Suarez.

"Saya berbicara kepada (istri saya) Sofia dan Leo (Messi) setelah ditelepon Koeman. Sungguh tahun yang rumit karena segalanya. Leo ingin pergi dan saya dibuang. Kedua keluarga kami benar-benar kesulitan," tukas penyerang Timnas Uruguay itu.

Setelah diusir dari Camp Nou, Suarez bergabung dengan Atletico Madrid. Dia kemudian membantu klub ibu kota Spanyol itu menjadi juara LaLiga musim lalu.

(Suara.com)

Berita Terkait

Berita Terkini