Liga

Tersinggung Diusir Wasit, Pelatih Chelsea Mogok Beri Keterangan Pers

Maurizio Sarri diusir karena protes terlalu keras kepada wasit.

Dany Garjito | Irwan Febri Rialdi

Maurizio Sarri ketika diusir oleh wasit pada pertandingan Chelsea vs Burnley, Selasa (23/4/2019). (Adrian Dennis/AFP).
Maurizio Sarri ketika diusir oleh wasit pada pertandingan Chelsea vs Burnley, Selasa (23/4/2019). (Adrian Dennis/AFP).

Bolatimes.com - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, enggan memberikan keterangan pers setelah pertandingan imbang 2-2 The Blues kontra Burnley pada pekan ke-35 Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Selasa (23/4/2019) dini hari WIB. Pelatih asal Italia itu disebut tengah frustasi.

Sebagaimana diketahui, pelatih sebuah tim wajib memberikan penjelasan kepada pers terkait apapun setelah pertandingan usai. Namun, setelah Chelsea ditahan Burnley, Sarri tidak hadir dan digantikan oleh Gianfranco Zola selaku asisten.

Menurut Zola, Sarri tidak bisa hadir dalam konferensi pers karena kecewa dengan pertandingan. Ia juga tersinggung dengan perlakuan wasit setelah diusir dari lapangan karena melakukan protes keras. Perlakuan itu membuat eks arsitek Napoli itu tersinggung.

"Alasannya (mengapa Sarri tak hadir di konferensi pers) adalah dia sangat frustrasi, jadi dia lebih suka untuk tidak hadir ke sini. Dia telah diusir oleh wasit. Saya pikir dia sangat tersinggung. Jadi dia merasa bukanlah sesuatu yang tepat jika harus bertemu dengan Anda semua. Maaf untuk itu, saya tahu Anda pasti ingin bertemu dengannya, jadi saya minta maaf," kata Zola, dikutip dari Fooball London, Selasa (23/4/2019).

"Namun, Anda pasti mengerti, dia frustrasi ketika melihat pertandingan, frutrasi ketika dirinya diusir dari lapangan, dan banyak hal lainnya. Jadi karena itu semualah dia pun memutuskan untuk tak datang ke sini," tuturnya menambahkan.

Skor imbang memang bukan hal adil bagi Chelsea. Sebab, jika menilik dari statistik pertandingan, anak asuh Maurizio Sarri itu berhasil menguasai jalannya pertandingan hingga 77 persen.

Selain itu, ada sebanyak 22 tendangan yang dilesakkan ke gawang Burnley, tetapi hanya sembilan yang mengarah sasaran dan dua menjadi gol. Kondisi itu berbeda jauh dengan Burnley yang sukses mencetak dua gol dari tiga shot on goal.

Berita Terkait

Berita Terkini