Bolatainment

Menuju Punah, Berikut 5 Posisi di Sepak Bola yang Mulai Jarang Digunakan

Berikut 5 posisi di sepak bola yang terancam punah.

Rauhanda Riyantama

Lionel Messi cetak lima gol saat Argentina kalahkan Estonia 5-0 di laga uji coba. (AFP)
Lionel Messi cetak lima gol saat Argentina kalahkan Estonia 5-0 di laga uji coba. (AFP)

Bolatimes.com - Berikut ini lima posisi yang mulai jarang digunakan di sepak bola dan perlahan mulai musnah di dunia kulit bundar saat ini.

Sepak bola terus berevolusi sejak pertama kali ditemukan hingga saat ini. Evolusi ini tak hanya dari permainan saja, melainkan juga taktik.

Taktik ini terkait dengan posisi pemain di sepak bola. Sebelum skema empat bek digunakan saat ini, dahulu ada tim yang menggunakan skema tiga bek atau bahkan dua bek.

Hadirnya skema inipun melahirkan berbagai posisi yang memiliki nama beragam. Sebagai contoh ada Libero dan Sweeper.

Selain itu ada pula nama posisi lainnya seperti Trequartista, Regista, Mezzala, dan Fantasista. Penamaan posisi ini lahir dari beragam taktik yang diterapkan dalam sepak bola.

Namun, dewasa ini sepak bola semakin komplek dan membuat beberapa posisi yang dulunya awam digunakan, kini perlahan mulai hilang.

Lantas, apa saja posisi-posisi dalam sepak bola yang kini perlahan mulai hilang? Berikut daftarnya.

1. Libero

Libero merupakan salah satu posisi yang awam digunakan di dunia sepak bola pada masa lampau. Perlahan, posisi ini mulai pudar karena penggunaan skema empat bek.

Libero sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti bebas. Di sepak bola, posisi Libero terletak di depan penjaga gawang.

Tugas Libero pun biasanya digunakan untuk menyapu bola dan juga menginisiasi serangan balik. Meski saat ini posisi ini masih berkeliaran, namun penerapannya sendiri telah mengalami perubahan.

2. Fullback Tradisional

Posisi Fullback saat ini sejatinya masih ada. Namun di era ini, Fullback bertugas untuk bertahan dan bahkan difokuskan untuk membantu penyerang.

Namun, Fullback pada masa lampau hanya dikhususkan untuk membantu pertahanan saja. Sehingga jarang ada Fullback yang berani melakukan serangan.

Sebagai contoh, ada nama Paolo Maldini yang dahulu hanya fokus menjaga pertahanan dan membiarkan serangan diinisiasi oleh gelandang dan lini serang.

3. Player-Manager

Dahulu, dunia sepak bola memiliki peran yang bernama Player-Manager, yakni pemain sekaligus pelatih tim tersebut.

Peran ini umum dipakai di sepak bola zaman dahulu. Peran ini biasanya diberikan ke pemain yang punya pengalaman mumpuni.

Terakhir kali peran Player-Manager dijabat oleh seorang pemain terjadi pada 2014 silam, kala Ryan Giggs yang masih aktif bermain, juga berstatus pelatih interim Manchester United.

4. Poacher

Poacher merupakan salah satu peran yang dimiliki oleh penyerang zaman dahulu. Peran ini merupakan striker yang bertipe ‘ngendok’ atau yang biasa berada di area lawan.

Saat ini, tipe penyerang Poacher seakan mulai musnah seiring perkembangan sepak bola, di mana striker diwajibkan terlibat dalam permainan dan bertahan.

Para penyerang atau striker saat ini diharuskan melakukan Pressing sejak area lawan dan mau turun membantu pertahanan saat lawan melakukan serangan.

5. Second Striker

Saat sepak bola awam menggunakan formasi 4-4-2, setiap klub di dunia hampir selalu memiliki pemain yang biasa beroperasi sebagai Second Striker.

Second Striker biasa dianggap penyerang bayangan, di mana ia akan menemani Target Man untuk mengeksplorasi pertahanan lawan.

Saat ini, peran Second Striker masih terlihat pada sosok Lionel Messi. Namun seiring perkembangan zaman, peran Second Striker kini bisa disebut sebagai Free Role yang bertugas untuk mengeksplorasi ruang dan juga menjadi pelayan bagi penyerang utama.

Kontributor: Felix Indrajaya

Berita Terkait

Berita Terkini