Liga jerman 7 November 2026
Hamburger SV 3
Borussia Monchengladbach 1
Liga italia 7 November 2026
Venezia 2
Udinese 1
Liga prancis 7 November 2026
Toulouse 3
Strasbourg 1
Liga inggris 7 November 2026
Everton 3
Coventry 1
Liga spanyol 7 November 2026
Sevilla 0
Alaves 0
Liga indonesia 6 November 2026
PSIM Yogyakarta 1
Dewa United 2
Liga indonesia 6 November 2026
Madura United 3
Arema FC 0
Liga champions 5 November 2026
Fenerbahce 3
Liverpool 2
Liga champions 5 November 2026
AEK Athens FC 2
Real Madrid 3
Liga champions 5 November 2026
Viking 4
Sabah FA 1
Liga champions 5 November 2026
Slavia Praha 1
Arsenal 2
Liga champions 5 November 2026
FC Porto 4
Napoli 1
Liga champions 5 November 2026
PSV Eindhoven 1
Club Brugge KV 2
Liga champions 5 November 2026
RB Leipzig 2
Man City 3
Liga champions 5 November 2026
Borussia Dortmund 2
Real Betis 1
Liga champions 5 November 2026
Lens 1
Como 9
Liga champions 4 November 2026
Galatasaray 2
VfB Stuttgart 0
Liga champions 4 November 2026
Shakhtar Donetsk 0
Sporting CP 1
Liga champions 4 November 2026
Lask Linz 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 4 November 2026
Villarreal 0
PSG 6
Liga champions 4 November 2026
Atletico Madrid 0
Bayern Munchen 2
Liga champions 4 November 2026
Barcelona 3
Aston Villa 0
Liga champions 4 November 2026
Bodo/Glimt 0
Lille 0
Liga champions 4 November 2026
Feyenoord 0
Inter Milan 3
Liga champions 4 November 2026
Man United 3
AS Roma 2
Liga italia 3 November 2026
Sassuolo 2
Fiorentina 4
Liga italia 3 November 2026
Atalanta 0
Parma 3
Liga prancis 3 November 2026
Lorient 0
Brest 2
Liga inggris 3 November 2026
Newcastle 0
Everton 1
Liga spanyol 3 November 2026
Deportivo La Coruna 2
Osasuna 1
Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1
Liga italia 1 November 2026
Udinese 2
AS Roma 5
Liga inggris 1 November 2026
Tottenham 2
Crystal Palace 0
Liga jerman 1 November 2026
Bayern Munchen 2
Borussia Dortmund 2
Liga spanyol 1 November 2026
Real Betis 2
Malaga 1
Liga italia 1 November 2026
AC Milan 3
Inter Milan 1
Liga prancis 1 November 2026
Troyes 2
Le Mans 0
Liga prancis 1 November 2026
Lyon 2
Angers 0
Liga inggris 1 November 2026
Aston Villa 1
Fulham 1
Liga spanyol 1 November 2026
Barcelona 6
Alaves 1
Liga indonesia 1 November 2026
Persib Bandung 4
Isenmulang FC 0
Liga indonesia 1 November 2026
PSIM Yogyakarta 2
Borneo FC 1
Liga italia 1 November 2026
Como 1
Venezia 0
Liga indonesia 1 November 2026
Garudayaksa 3
PSS Sleman 1
Liga spanyol 1 November 2026
Getafe 3
Sevilla 1
Liga italia 1 November 2026
Frosinone 2
Torino 0
Liga italia 1 November 2026
Lazio 2
Cagliari 1
Liga prancis 1 November 2026
Strasbourg 5
Auxerre 1
Liga jerman 1 November 2026
Union Berlin 1
FC Koln 1
Liga spanyol 1 November 2026
Racing Santander 0
Real Madrid 3
Liga prancis 1 November 2026
Paris FC 3
AS Monaco 1
Liga inggris 1 November 2026
Liverpool 0
Arsenal 1
Liga jerman 1 November 2026
Eintracht Frankfurt 3
Hamburger SV 1

Mengenal Andi Ramang, Salah Satu Pesepak Bola Legendaris Indonesia yang Diakui FIFA

Merawat sejarah. Apa yang kamu ingat soal Andi Ramang?

Irwan Febri BolaTimes.com
Selasa, 14 Maret 2023 | 13:45 WIB
Mengenal Andi Ramang, Salah Satu Pesepak Bola Legendaris Indonesia yang Diakui FIFA

Mengenal Andi Ramang, Salah Satu Pesepak Bola Legendaris Indonesia yang Diakui FIFA

bolatimes.com - Dunia sepak bola Indonesia pernah mengenal sosok legendaris bernama Andi Ramang. Berkat rekam jejaknya yang luar biasa, ia sampai mendapatkan pengakuan dari FIFA.

Ramang merupakan sosok pesepak bola yang dikenal publik pada medio 1950-an. Pemain kelahiran Barru, Sulawesi Selatan, ini dikenal dengan julukan Kurcaci Monster.

Selain itu, Ramang juga dianggap oleh banyak ahli sepak bola dan mantan pemain Indonesia sebagai sosok pemain terbesar dalam sejarah sepak bola di tanah air.

Dia juga punya hubungan yang spesial dengan PSM Makassar. Sebab, Ramang pernah dua kali memperkuat PSM, yakni pada periode 1947-1960 dan 1962-1968.

Berkat kisah-kisahnya bersama PSM itu pula, tim asal Makassar ini sempat memiliki julukan ‘Pasukan Ramang’ yang masih bertahan sampai sekarang ini.

Pengakuan FIFA untuk Ramang

FIFA memang memberikan pengakuan khusus untuk Ramang. Kehebatannya bahkan dikenang dan diulas secara khusus di situs resmi induk federasi sepak bola dunia itu. Salah satu yang dibahas ialah penampilannya bersama Indonesia di Olimpiade 1956 di Melbourne.

Menurut FIFA, itu menjadi ajang paling sukses dari sepak bola Indonesia di level internasional seusai menjadi negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia 1938.

Memang, dulunya Indonesia masih berpartisipasi di ajang ini dengan membawa status ‘Dutch East Indies’ alias Hindia Belanda. Itu tak terlepas dari status Indonesia yang masih berada di bawah masa penjajahan Belanda.

Salah satu aksi impresifnya memang terjadi ketika menghadapi Uni Soviet pada babak perempat final. Ketika itu, Ramang harus berhadapan dengan salah satu kiper terbaik sepanjang masa, Lev Yashin.

Baca Juga: Laga Timnas Indonesia vs Burundi Digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Ini Alasan PSSI

"Bek-bek Uni Soviet yang bertubuh raksasa langsung terbangun ketika Ramang, penyerang lubang bertubuh kecil, melewati dua dari mereka dan memaksa (kiper Lev) Yashin melakukan penyelamatan dengan tepisan," tulis FIFA dalam artikelnya.  

Uni Soviet memang sempat dibuat kesulitan. Mereka mengalami kebuntuan karena beberapa kali gagal membobol gawang Indonesia, dan harus menghadapi serangan balik cepat dari Ramang.

Bahkan, Ramang nyaris membuat Indonesia unggul. “Pemain berusia 32 tahun (Ramang) nyaris membawa Indonesia unggul. Pada menit ke-84, andai saja tendangannya tidak ditahan oleh kiper paling hebat dalam sejarah sepak bola,” tulis FIFA.

FIFA bahkan pernah menciptakan dokumenter khusus untuk mengabadikan kisah bersejarah yang pernah dibukukan Ramang untuk sepak bola Indonesia.

Dalam video yang berjudul “Ramang – The Man, The Myth, The Legend’ itu, FIFA mengenang kisah Ramang yang sangat legendaris.

“Ramang merupakan legenda yang juga mitos dari penduduk Sulawesi Selatan. Di sini kami akan mengungkapkan seberapa kuat pengaruhnya bagi sepak bola Makassar,” tulis FIFA dalam video tersebut.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB