Bolaindonesia

Resmi! Pemkab Bantul Tolak Arema FC Bermain di Stadion Sultan Agung

Surat tersebut ditandatangani Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, tertanggal 6 Januari 2023 itu juga diunggah di akun Twitter Pemkab Bantul @pemkabbantul, Senin (9/1/2023).

Ronald Seger Prabowo

Pemain Arema FC Dedik Setiawan saat lawan Persib Bandung di Liga 1, Sabtu (11/9/2022). (Instagram/@liga1match)
Pemain Arema FC Dedik Setiawan saat lawan Persib Bandung di Liga 1, Sabtu (11/9/2022). (Instagram/@liga1match)

Bolatimes.com - Kabar mengejutkan datang dari Pemkab Bantul, Yogyakarta. Mereka mengeluarkan surat membatlkan rekomendasi penggunaan Stadion Sultan Agung untuk Arema FC pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.

Surat tersebut ditandatangani Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, tertanggal 6 Januari 2023 itu juga diunggah di akun Twitter Pemkab Bantul @pemkabbantul, Senin (9/1/2023).

"Setelah mendengar masukan dan aspirasi dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Bantul belum bisa mengizinkan Arema Malang untuk menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai Home Ground Kompetisi Liga 1 putaran kedua periode 2022 - 2023," tulis akun tersebut.

Berikut ini isi surat yang dikirim kepada Komisaris PT. Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI).

Menyusul surat kami, nomor 426/013/Pora tertanggal 3 Januari 2023 perihal Rekomendasi ijin, mengingat masukan dari beberapa stakeholder maka dengan ini kami belum bisa mengijinkan Saudara untuk menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai "Home Ground Kompetisi Liga 1 Putaran Kedua Periode 2022-2023".

Untuk itu kami membatalkan rekomendasi ijin yang telah kami sampaikan tersebut. Demikian kami sampaikan agar menjadi maklum, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Sebelumnya, gerakan menolak Arema FC untuk bertanding di Liga 1 putaran kedua 2022/2023 terus terjadi. Bahkan, Arema ditolak menggunakan stadion di Bantul Yogyakarta sebagai markas tim singo edan.

Bahkan klub Liga 3 PS Hizbul Wathan meluapkan kekecewaan melalui cuitan pada akun Twitter @PS_HY_UMY.

"Dear @AremafcOfficial, kami hanya tim kecil yang bermarkas di DIY. Kami Kumpulkan dana dari donatur dan sponsor sedikit demi sedikit untuk persiapan Liga 3. Gara-gara kalian Liga 3 DIY batal. Lalu kalian mau menggunakan SSA (Stadion Sultan Agung Bantul) untuk Liga 1. Sungguh tiada empati!," tulis akun tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini