Bolaindonesia

3 Pemain yang Posisinya Terancam usai Sandy Walsh dan Jordi Amat Gabung TC Timnas Indonesia

Persaingan sehat. Jika leha-leha di sesi latihan, bukan tak mungkin posisinya akan tergeser oleh dua pemain naturalisasi baru

Irwan Febri Rialdi

Pesepak bola Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam (kanan) mempertahankan bola dari kawalan pesepak bola Timnas Vietnam Nguyen Tuan Anh (kiri) dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6/2021) malam. ANTARA FOTO
Pesepak bola Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam (kanan) mempertahankan bola dari kawalan pesepak bola Timnas Vietnam Nguyen Tuan Anh (kiri) dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (7/6/2021) malam. ANTARA FOTO

Bolatimes.com - Warna baru naturalisasi pemain timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, entah mengapa banyak yang optimis dengan kualitas Jordi Amat dan Sandy Walsh.

Dua pemain naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh termasuk dalam daftar nama yang dipanggil Shin Tae-yong ke pemusatan latihan timnas Indonesia untuk Piala AFF 2022.

Banyak pihak yang optimis jika kedua pemain ini akan mendapat tempat di skuad Shin Tae-yong untuk Piala AFF 2022, karena kualitas keduanya.

Tak pelak, sejumlah pemain lokal langganan timnas Indonesia khususnya yang berposisi di lini belakang bakal terancam terpinggirkan.

Lantas siapa saja pemain yang terancam posisinya dengan kehadiran Jordi dan Sandy? berikut setidaknya 3 pemain timnas Indonesia yang terancam posisinya.

1. Fachruddin Aryanto

Pemain Malaysia Muhammad Syafik bin Ismail (kiri) bertarung memperebutkan bola dengan pemain Indonesia Fachruddin Wahyudi Aryanto dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu SEA Games di Hanoi pada 22 Mei 2022. (Ye Aung Thu/AFP)
Pemain Malaysia Muhammad Syafik bin Ismail (kiri) bertarung memperebutkan bola dengan pemain Indonesia Fachruddin Wahyudi Aryanto dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu SEA Games di Hanoi pada 22 Mei 2022. (Ye Aung Thu/AFP)

Usianya sudah 33 tahun, namun Fachruddin sempat dipercaya Shin Tae-yong sebagai kapten timnas Indonesia dalam berbagai kesempatan.

Termasuk di Piala AFF 2020 dan Kualifikasi Piala Asia 2023, namun seiring kehadiran Jordi Amat, posisi Fachruddin pun terancam.

Setelah harus bersaing dengan Rizky Ridho dan Elkan Baggott, Fachruddin harus bekerja ekstra bisa bersaing dengan Jordi.

2. Rizky Ridho

Rizky Ridho jadi sorotan Piala AFF. (Dok. Piala AFF)
Rizky Ridho jadi sorotan Piala AFF. (Dok. Piala AFF)

Pemain muda yang mendapat kepercayaan penuh Shin Tae-yong di skuad timnas Indonesia, Rizky Ridho baru berusia 21 tahun.

Kualitasnya bisa diajak bersaing, namun di level timnas harus ekstra keras seiring kehadiran Jordi Amat.

Selain bersaing dengan senior dan pemain keturunan, saingan Rizky bertambah dan berasal dari pemain naturalisasi, Jordi Amat.

3. Asnawi Mangkualam

Aksi Asnawi Mangkualam saat laga Indonesia vs Thailand di final Piala AFF 2020. (Dok. AFF)
Aksi Asnawi Mangkualam saat laga Indonesia vs Thailand di final Piala AFF 2020. (Dok. AFF)

Asnawi Mangkualam menjadi salah satu pemain Indonesia yang tengah meniti karier di luar negeri, tepatnya di Korea Selatan bersama Ansan Greeners.

Menjadi andalan Shin Tae-yong di sisi bek sayap kanan timnas Indonesia, namun posisinya itu kini terancam seiring kedatangan Sandy Walsh.

Secara kualitas boleh diadu, namun Sandy Walsh tentu memiliki nilai plus dengan kariernya di level teratas Eropa di Liga Belgia.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini