Bolaindonesia

3 Kerugian Apabila Timnas Indonesia Pilih Bali sebagai Kandang di Piala AFF 2022

PSSI tengah mempertimbangkan Bali sebagai kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Irwan Febri Rialdi

Potret Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman dan Pratama Arhan saat Timnas Indonesia hajar Nepal 7-0 di Kualifikasi Piala Asia 2023. (Dok. PSSI)
Potret Asnawi Mangkualam, Witan Sulaeman dan Pratama Arhan saat Timnas Indonesia hajar Nepal 7-0 di Kualifikasi Piala Asia 2023. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Sederet kerugian yang bakal dialami timnas Indonesia jika bermarkas di Bali selama Piala AFF 2022, dampak negatif bisa ke performa pemain.

Seperti yang diketahui bersama jika Bali diklaim sebagai pilihan Shin Tae-yong sebagai markas timnas Indonesia di Piala AFF 2022.

Praktis Stadion Kapten I Wayan Dipta bakal menjadi venue digelarnya pertandingan timnas Indonesia mulai fase grup Piala AFF 2022.

Di sisi lain, stadion ini termasuk venue yang akan digunakan Indonesia sebagai salah satu yang menggelar laga di Piala Dunia U-20 2023.

Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI menyebut pihaknya tetap melakukan perhitungan yang matang terhadap pemilihan markas di Piala AFF 2022.

Meskipun menurutnya Shin Tae-yong diklaim telah meminta Bali sebagai markas timnas Indoneisa, yang otomatis membuat Stadion Kapten I Wayan Dipta jadi venue laga.

Jika hal ini dipaksakan, setidaknya ada 3 kerugian yang bakal didapat timnas Indonesia jika bermarkas di Bali selama Piala AFF 2022.

Apa saja kerugian tersebut? berikut 3 kerugian yang kemungkinan besar didapat skuad Shin Tae-yong jika bermarkas di Bali.

1. Akses Suporter Luar Bali Jauh

Dukungan dari para suporter menjadi salah satu faktor penting performa impresif timnas Indonesia terlihat.

Akses di luar pulau Jawa tentu menjadi masalah tersendiri bagi suporter, meski tidak akan menghentikan semangat suporter memberi dukungan.

Lain halnya jika markas timnas Indonesia di Piala AFF 2022 digelar di Pulau Jawa, tanpa harus menyebrang pulau dan bisa dituju dengan perjalanan darat.

2. Persiapan Piala Dunia U-20 Terganggu

Stadion Kapten I Wayan Dipta termasuk dalam salah satu venue Piala Dunia U-20 2023, setelah Indonesia memastikan diri sebagai tuan rumah.

Bahkan Stadion Utama Gelora Bung Karno pun tak bisa tersentuh, PSSI tentu tak ingin gegabah dalam menentukan keputusan.

Namun bisa dipastikan jika Stadion Kapten I Wayan Dipta dipakai akan mengganggu persiapan Indonesia untuk menggelar Piala Dunia 2022.

3. Pemain Terlena untuk Liburan

Bali adalah destinasi wisata yang sudah terkenal seantero dunia, pesona wisata yang dimiliki tak bisa dipungkiri membuat orang terlena.

Bisa saja pesona Bali memunculkan perasaan dan hasrat bersantai dengan liburan, kondisi ini tentu akan mengganggu fokus mereka.

Namun hal ini tentu akan diatasi para pemain, fokus membela bangsa dan bermain sepenuh hati demi meraih kemenangan di Piala AFF 2022.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini