Bolaindonesia

4 Tim Liga 1 yang Setuju Gelar KLB PSSI, Dua di Antaranya Berstatus sebagai Pendiri PSSI

Klub Liga 1 mulai berani bersuara untuk meminta KLB. Kini, dua klub pendiri PSSI ikut berteriak

Irwan Febri Rialdi

Logo PSSI. [laman resmi PSSI]
Logo PSSI. [laman resmi PSSI]

Bolatimes.com - Sejumlah kontestan Liga 1 2022-2023 mulai menetapkan sikapnya terkait Tragedi Kanjuruhan yang berbuntut panjang, termasuk mendesak digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

Sebetulnya, sudah ada sejumlah klub yang telah merilis pernyataan resminya soal Tragedi Kanjuruhan yang membuat Liga 1 2022-2023 terhenti, tapi sikap mereka masih cukup abu-abu soal KLB PSSI.

Di tengah situasi itu, terdapat sejumlah klub Liga 1 2022-2023 yang berani bersuara lantang untuk mendesak digelarnya KLB PSSI sesuai dengan rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Mereka juga telah menyampaikan surat resmi kepada PSSI untuk memohon diselenggarakannya KLB dalam waktu dekat.

Berikut Bolatimes.com menyajikan daftar klub Liga 1 2022-2023 yang setuju untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

1. Persis Solo

Persis Solo menjadi salah satu tim terdepan yang mendorong digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Yang terbaru, hal ini tertuang surat yang dikirimkan kepada Ketua Umum PSSI pada Selasa (25/10/2022).

Melalui surat tersebut, Persis Solo berbicara lantang soal desakan untuk menggelar KLB. Mereka juga mencantumkan enam poin penting yang harus dibahas dalam KLB tersebut.

Beberapa poin tuntutan itu ialah meminta pertanggung jawaban moral petinggi PSSI sesuai rekomendasi TGIPF dan meminta perombakan jajaran Exco PSSI.

2. Persebaya Surabaya

Selain Persis Solo, tim Liga 1 yang juga punya suara lantang untuk menyerukan penyelenggaraan KLB PSSI ialah Persebaya Surabaya.

“Yang pertama untuk diselenggarakannya KLB PSSI, untuk kebaikan sepak bola nasional secara menyeluruh. Tragedi Gelora Bandung Lautan Api Juni lalu, disusul tragedi Kanjuruhan 1 Oktober lalu, begitu memukul kita semua,” tulis pernyataan resmi Persebaya.

Selain itu, Persebaya juga mendesak digelarnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyusul status tersangka Direktur Utamanya.

3. Madura United

Madura United muncul menjadi tim ketiga yang menyerukan desakan mundur kepada petinggi PSSI sesuai dengan rekomendasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

“Kami berharap, PSSI segera melaksanakan rekomendasi TGIPF, dengan bersedia mundur, sehingga akan terlaksana KLB yang sejuk dan baik,” tulis pernyataan pada Twitter resmi Madura United, Selasa (25/10/2022).

“Namun, Jika PSSI tidak ada keinginan melaksanakan rekomendasi TGIPF, maka kami akan segera mengirim surat resmi untuk melaksanakan KLB,” sambung pernyataan itu.

4. PSM Makassar

Dorongan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI juga datang dari PSM Makassar. Mereka mendorong penuh adanya perbaikan dan transformasi sepak bola Indonesia.

Hal ini juga termasuk dengan digelarnya KLB PSSI. Namun, PSM tetap menghormati Statuta PSSI yang mengatur soal tata cara penyelenggaraan KLB.

“PSM Makassar mendukung penuh segala bentuk perbaikan dan transformasi sepak bola nasional (termasuk pelaksanaan Kongres Luar Biasa) dengan tetap memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku agar tidak menjadi masalah baru di kemudian hari,” tulis PSM.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini