Bolaindonesia

Tak Disebutkan Sekjen AFC, Indonesia Kemungkinan Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Sekjen AFC tidak menyebut Indonesia sama sekali menjelang pengumuman tuan rumah Piala Asia 2023 pada Senin depan

Irwan Febri Rialdi

Tim sepak bola Timnas Indonesia foto bersama saat laga persahabatan FIFA Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2022). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz
Tim sepak bola Timnas Indonesia foto bersama saat laga persahabatan FIFA Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/6/2022). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz

Bolatimes.com - Indonesia kemungkinan gagal menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Sekjen AFC, Datuk Windsor Paul John, sudah memberikan kode dalam pernyataannya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang maju dalam pencalonan tuan rumah Piala Asia 2023. AFC bahkan sudah datang ke Tanah Air untuk melakukan pengecekan stadion.

Selain Indonesia, negara yang maju sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 adalah Qatar dan Korea Selatan. Sebenarnya ada Australia, tetapi negara itu memutuskan untuk mundur.

Australia memilih fokus untuk mengajukan menjadi penyelenggara Piala Asia Wanita 2026.

Tuan rumah Piala Asia 2023 akan diumumkan pada Senin (17/10/2022). Namun, kemungkinan Indonesia tidak dipilih oleh AFC.

Sebab, dalam pernyataannya, Datuk Windsor Paul John hanya menyinggung dua negara menjelang pengumuman, yakni Qatar dan Korea Selatan.

"Kami tak bisa buat keputusan lagi. Semua akan diputuskan dalam pengumuman pada Senin. Pada tengah hari kemungkinan kami akan keluarkan pengumuman untuk negara yang dipilih sebagai tuan rumah," kata Datuk Windsor Paul John, dilansir dari Arena Metro.

"Kalau Korea Selatan terpilih, mereka akan gelar pada Juli 2023 kerana cuaca pada ketika itu sesuai untuk pertandingan di mana tidak terlalu sejuk atau panas," ujar Datuk Windsor Paul John lagi.

"Tetapi jika Qatar dipilih, Piala Asia akan diadakan pada Januari 2024 sebab waktu itu cuaca tidak panas," imbuhnya.

Datuk Windsor Paul John tidak sama sekali menyinggung Indonesia yang masuk dalam pencalonan. Oleh sebab itu, mungkin saja Indonesia tak terpilih. Apalagi PSSI sekarang tengah disibukkan kasus Tragedi Kanjuruhan yang merenggut 132 nyawa.

Berita Terkait

Berita Terkini