Bolaindonesia

Menang Tipis, 3 Pemain Timnas Indonesia U-16 Disanjung Pelatih UEA

Pelatih UEA soroti tiga pemain Timnas Indonesia U-16 ini.

Husna Rahmayunita

Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia U-16, Muhammad Iqbal Gwijangge. (Dok. PSSI)
Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia U-16, Muhammad Iqbal Gwijangge. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Tiga pemain Timnas Indonesia U-16 diakui kehebatannya oleh pelatih UEA U-16 Alberto Gonzalez. Ketiga pemain tersebut yakni Muhammad Iqbal Gwijangge, Arkhan Kaka dan Figo Dennis.

Pujian disampaikan Alberto, usai Timnas Indonesia U-16 mengalahkan UEA dengan skor 3-2 pada laga lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2022 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (5/10/2022) malam.

"Ada beberapa pemain yang berkualitas bagus seperti kapten bernomor punggung 21 (Muhammad Iqbal Gwijangge-red), penyerang nomor 8 (Arkhan Kaka-red) dan gelandang nomor 7 (Figo Dennis-red)," ujar Alberto di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (5/10) malam.

Menurut dia, ketiga pemain tersebut tampil menonjol di tengah permainan Indonesia yang kompak sebagai sebuah tim.

"Jadi sulit bagi saya untuk menentukan pemain terbaik dari Indonesia karena mereka bermain sebagai tim, sama seperti kami," tutur Alberto.

Terkait tiga nama yang disebutkannya, dua dari mereka yaitu Muhammad Iqbal Gwijangge dan Arkhan Kaka merupakan pemain langganan sebelas pertama sejak timnas U-17 Indonesia berlaga di Piala AFF U-16 2022.

Sementara Figo Dennis berstatus sebagai pemain reguler yang kerap dirotasi dengan rekannya yang lain.

Saat melawan UEA, Iqbal, Arkhan dan Figo memang menunjukkan performa yang baik. Iqbal, seperti laga-laga sebelumnya, tenang dalam mengantisipasi serangan demi serangan UEA.

Arkhan Kaka adalah penyerang andal skuad Garuda Asia yang dua kali menjebol gawang UEA pada laga tersebut.

Total, pemain berusia 15 tahun itu sudah mengoleksi enam gol di Kualifikasi Piala Asia U-17 yang membuatnya untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi tersebut.

Kemudian, untuk Figo, dia mampu menjadi penyeimbang permainan Indonesia di lini tengah kala berhadapan dengan UEA. Dia membentuk trio gelandang yang kokoh bersama Achmad Zidan dan Muhammad Kafiatur Rizky.

Kemenangan atas UEA membuat Indonesia mengoleksi enam poin dari dua laga. Skuad asuhan pelatih Bima Sakti unggul "head to head" dan selisih gol dari UEA, yang juga berpoin enam tetapi dari tiga pertandingan, di peringkat kedua.

Peringkat ketiga Grup B dihuni Malaysia dengan empat poin dari dua laga. Guam dan Palestina menghuni posisi keempat serta kelima grup tersebut, demikian Antara.

Berita Terkait

Berita Terkini