Bolaindonesia

Pelatih Timnas Republik Ceko Sebut Kualitas Liga Indonesia Agak Rapuh

Jeroslav Slihavy bongkar alasan mainkan Ondrej Kudela.

Husna Rahmayunita

Pelatih Timnas Republik Ceko, Jaroslav Silhavy. (Instagram/@ceskarepre)
Pelatih Timnas Republik Ceko, Jaroslav Silhavy. (Instagram/@ceskarepre)

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Repulik Ceko, Jeroslav Slihavy menyoroti minimnya kualitas Liga Indonesia usai memainkan Ondrej Kudela.

Hal itu disampaikannya usai laga lawan Portugal di UEFA Nations League 2022/2023 saat bek Persija Jakarta Ondrej Kudela ikut diturunkan membela Ceko.

Pada laga yang berlangsung di inobo, Praha, Minggu (25/9/2022) dini hari WIB, Portugal mengalahkan Ceko 4-0 berkat brace Diogo Dalot, Bruno Fernandes dan Diogo Jota.

Kudela turun sebagai pemain pengganti saat laga baru masuk di menit ke-22 menggantikan Jakub Brabec yang cedera.

Sebagai bek tengah, tak pelak Kudela bertanggung jawab meredam pemain-pemain bintang Portugal macam Cristiano Ronaldo, Fernandes, Bernardo Silva, hingga Diogo Jota.

Bek yang sudah berusia 35 tahun itu terlihat kepayahan di penampilan ke-10nya bersama timnas senior Ceko ini.

Kudela bertanggung jawab langsung pada gol pembuka Portugal yang dicetak Dalot pada menit ke-33. Kudela lengah mengawal bek sayap Manchester United itu sehingga mampu membuka skor.

Jjelang half-time, Mario Rui melepaskan bola dari sisi kiri Portugal dan si kulit bundar sempat lewat di depan Kudela sebelum akhirnya Fernandes mencetak gol kedua.

Pelatih Ceko Slihavy mengakui, menurunkan Kudela sebagai pemain pengganti adalah keputusan yang ia harus ambil karena bek Persija itu adalah satu pemain berpengalaman di skuad Ceko.

"Ondra (sapaan Kudela) kebetulan bermain di posisi itu, jadi ini pergantian yang logis," ucap Silhavy seperti dikutip dari laman resmi Timnas Ceko.

Pelatih berusia 60 tahun itu mengaku sadar kualitas Liga Indonesia di bawah standar Eropa, akan tetapi ia tak menyesal memainkan Kudela.

"Harus diakui (kualitas) Liga Indonesia memang agak rapuh, tapi kita tahu Kudela seperti apa. Sekali lagi, itu adalah pergantian yang logis, tak ada penyesalan," sambung pelatih bergaya necis asli Ceko itu.

"Dia berpengalaman, dan terkadang sangat penting mempunyai pemain berpengalaman di posisi itu," tukasnya.

Selanjutnya di laga terakhir Grup A2, Rabu (28/9) dini hari WIB, Ceko akan menghadapi tuan rumah Swiss.

Duel melawan Swiss sangat menentukan bagi Ceko untuk bertahan di level tertinggi alias tak terdegradasi ke Nations League B musim depan.

Saat ini, Republik Ceko menempati posisi juru kunci klasemen sementara dengan nilai 4, tertinggal dua angka dari Swiss yang ada di posisi ketiga.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Berita Terkait

Berita Terkini