Bolaindonesia

Profil Ben Garrity, Pelatih South Shields FC yang Beri Zahra Muzdalifah Kesempatan Debut

Ini dia Ben Garrity, pelatih Zahra Muzdalifah di Liga Inggris

Irwan Febri Rialdi

Pelatih South Shields Women FC, Ben Garrity. (YouTube/Port Vale FC)
Pelatih South Shields Women FC, Ben Garrity. (YouTube/Port Vale FC)

Bolatimes.com - Pelatih South Shields Women FC, Ben Garrity, menjadi sosok penting di balik penampilan perdana alias debut yang dicatatkan oleh Zahra Muzdalifah di Inggris.

Kesempatan yang diberikan oleh Ben Garrity kepada Zahra Muzdalifah itu terjadi ketika South Shields Women FC berduel melawan Sunderland U-23 di Academy of Light, Sunderland, Minggu (18/9/2022).

Sebagai informasi, South Shields Women FC dan Sunderland U-23 pun bersaing di kompetisi Durham County Cup pada pertandingan tersebut.

Kepercayaan yang diberikan Ben Garrity kepada Zahra tak terbuang sia-sia. Sebab, pemain andalan timnas Indonesia ini sukses menjaringkan satu gol ke gawang lawan.

Gol ini dicetak pemain berusia 21 tahun tersebut pada menit ke-80. Setelah tembakan awal Zahra Muzdalifah berhasil diselamatkan, Eve Gatens menanduk bola ke tiang belakang.

Lalu, Zahra yang menjadi pemain pengganti sudah menunggu untuk menggiring bola ke gawang tanpa kesulitan berarti.

Gol yang disumbangkan Zahra Muzdalifah ini sekaligus melengkapi kemenangan tim asuhan Ben Garrity dengan skor 4-0 atas Sunderland U-23.

Profil Ben Garrity

Ben Garrity adalah pelatih South Shields Women FC yang ditunjuk untuk menggantikan posisi pelatih kepala yang sebelumnya diduduki oleh Scott Curtis.

Sebelumnya, Ben Garrity membantu Scott Curtis sebagai asisten pelatih. Debutnya sebagai pelatih kepala South Shields FC tercatat ketika menghadapi Farsley Celtic.

Pada ajang North East Regional Women’s Football League itu, Ben Garrity sukses menancapkan kiprah pertamanya dengan manis setelah South Shields Women FC menang tipis dengan skor 3-2.

Sebetulnya, perjalanan Ben Garrity sebagai salah satu staf pelatih South Shields Women FC diwarnai berbagai tantangan yang genting mengingat saat itu tengah merebak pandemi Covid-19.

“Ketika Scott Curtis dan saya sendiri masuk (pada bulan April), para wanita masih berada di kompetisi Piala Kabupaten (County Cup) dan liga telah dibatasi, jadi Piala Liga telah diciptakan untuk membuat para wanita bermain melalui Covid,” katanya.

Bagi Ben Garrity, musim 2021 merupakan salah satu momen tersuksesnya selama menakhodai South Shields Women FC. Sebab, mereka sukses melaju ke final Piala County 2021.

Sayangnya, pada partai final, mereka harus mengakui keunggulan Durham Cestria. Beruntung, tim berjulukan The Mariners ini sukses memenangkan final liga seusai menumbangkan Sunderland West End.

Bagi Ben Garrity, keberhasilan ini cukup terasa manis mengingat saat itu dia baru beberapa pertandingan menjadi pelatih kepala untuk menggantikan posisi Scott Curtis.

Apalagi, dia sempat merasa bimbang untuk menerima tawaran tersebut. Itulah sebabnya, bagi Ben Garrity, menjadi pelatih kepala klub ini merupakan sebuah langkah besar dalam karierya.

“Pekerjaan pelatih kepala kemudian ditawarkan kepada saya dalam perputaran cepat dan saya memutuskan untuk mengambilnya, yang merupakan keputusan besar bagi saya, dengan baru berusia 20 tahun,” katanya.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini