Bolaindonesia

Profil Samsul Arif, Jadi Pesepak Bola Profesional Tanpa Berlatih di SSB

Samsul Arif bisa dibilang benar-benar bakat alam karena dirinya menjadi pemain profesional tanpa ilmu dari sekolah sepak bola (SSB)

Irwan Febri Rialdi

Samsul Arif mencetak hattrick di laga Persebaya vs Persikabo. (Dok. Persebaya)
Samsul Arif mencetak hattrick di laga Persebaya vs Persikabo. (Dok. Persebaya)

Bolatimes.com - Performa Samsul Arif saat Persebaya Surabaya menumbangkan Persikabo 1973 pada laga pekan ke-18 Liga 1 2021-2022 menuai decak kagum dari publik.

Sebab, di usianya yang sudah tak muda lagi, Samsul Arif sukses mencatatkan hattrick untuk membawa Persebaya Surabaya menang 3-2 atas Persikabo pada duel yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (10/1/2022).

Tiga gol itu masing-masing dicatatkan Samsul Arif saat pertandingan memasuki menit ke-19, 37’, dan 46’. Sementara itu, dua gol balasan tim lawan dicetak oleh Ciro Alves (45’) dan Aleksandar Rakic (53’).

Tiga gol itu seakan-akan menegaskan bahwa usia hanyalah angka bagi pemain yang kini telah menginjak umur 36 tahun tersebut.

Profil Samsul Arif

Kisah perjalanan karier Samsul Arif barangkali cukup berbeda dengan pesepak bola profesional di Indonesia lainnya.

Hal ini karena ia bukanlah pesepak bola yang lahir dari binaan sekolah sepak bola (SSB). Ia hanya mengasah kemampuan olah bolanya secara otodidak.

Selain itu, karier pemain asal Bojonegoro itu dimulai ketika dia bermain di kompetisi antardesa dan antarkecamatan di kota kelahirannya.

Karena dianggap memiliki kemampuan di atas rata-rata, dia saat itu langsung direkrut oleh Persibo Bojonegoro karena ada salah satu pengurusnya yang menyaksikan turnamen tersebut.

Bersama Persibo Bojonegoro, pemain kelahiran 14 Januari 1985 itu terus membuktikan kapasitasnya sebagai seorang striker.

Saat bermain bersama Persibo, Samsul mengakui bahwa bayaran awalnya dari bermain sepak bola saat itu hanya sebesar Rp 300 ribu.

Kiprahnya di dunia profesional berawal ketika tampil di Divisi I Liga Indonesia tahun 2006. Semusim berselang, Samsul banyak diincar klub-kklub Indonesia.

Klub pertama yang sukses memboyongnya dari Persibo ialah Persela Lamongan. Saat itu, dia direkrut pada tahun 2009 untuk tampil di Indonesia Super League (ISL).

Namun, setelah satu musim, dia kembali memperkuat Persibo Bojonegoro pada 2010 hingga 2012. Setelah itu, ia sempat malang melintang bersama beberapa klub.

Setidaknya, klub yang pernah disinggahi Samsul ialah Arema Cronus, Persib Bandung, Barito Putera, hingga terakhir Persebaya Surabaya.

Pada tahun 2014, Samsul sukses mendapatkan panggilan untuk memperkuat timnas Indonesia. Debutnya tercipta ketika skuad Garuda berjumpa Iran pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014.

Pertandingan debut itu tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 November 2011. Saat itu, meski Indonesia kalah 1-4, Samsul sukses menciptakan satu assist.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini