Bolaindonesia

Gibran Pasrah Stadion Manahan Gagal Jadi Tuan Rumah 8 Besar Liga 2 2021

Babak 8 besar Liga 2 2021 rencananya akan digelar di Jabodetabek.

Rauhanda Riyantama

Panitia Piala Menpora bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek kondisi Stadion Manahan jelang pembukaan Piala Menpora, Rabu (10/3/2021). (Dok. Suara.com)
Panitia Piala Menpora bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek kondisi Stadion Manahan jelang pembukaan Piala Menpora, Rabu (10/3/2021). (Dok. Suara.com)

Bolatimes.com - Babak 8 besar Liga 2 2021 dipastikan tak digelar di Stadion Manahan. Terkait kabar ini, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku pasrah.

Kota Solo tidak bisa menggelar babak 8 besar Liga 2 mengingat tim Persis Solo juga lolos. Dalam aturan tidak diperbolehkan kota yang punya tim sepak bola yang berlaga di babak delapan besar Liga 2 menjadi tuan rumah.

Sebagaimana diketahui, sejak awal PSSI sudah menegaskan jika pertandingan babak delapan besar akan digelar di tempat netral di sekitar Jakarta.

"Tidak masalah. Memang harus digelar di tempat yang netral," ungkap Gibran, dilansir dari suarasurakarta.id.

"Dalam aturannya memang seperti itu. Kalau Solo jadi tuan rumah tidak bisa," sambungnya.

"Menerima keputusan ini, santai saja. Tidak kecewa," ungkapnya.

Soal peluang menjadi tuan rumah untuk final Liga 2, Gibran belum bisa memastikan. Akan tetapi ia siap jika partai puncak kompetisi kasta kedua Indonesia itu digelar di Solo.

"Coba dilihat dulu nanti, boleh atau tidak. Yang kami siap untuk sebagai tuan rumah," kata Gibran.

Seperti diketahui, Persis Solo lolos ke babak 8 besar setelah menjadi juara grup C Liga 2. Tim Laskar Sambernyawa tergabung dalam Grup X bersama Sriwijaya FC, Rans Cilegon, dan Persib Balikpapan.

Gibran sendiri optimis jika Persis Solo akan lolos dan promosi ke Liga 1 musim depan. Ia meminta agar tim Persis bermain konsisten di babak 8 besar.

"Moga-moga bisa, harus konsisten lah. Diusahakan yang terbaik," pungkas Gibran Rakabuming Raka.

Berita Terkait

Berita Terkini