Bolaindonesia

Kalah Ranking FIFA, Media Vietnam Takjub Indonesia Menang Mudah Vs Myanmar

Media Vietnam sebut kemenangan Indonesia semudah membalikkan telapak tangan.

Arif Budi Setyanto

Pemain Timnas Indonesia selebrasi saat mencetak gol ke gawang Myanmar di laga uji coba. (Dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia selebrasi saat mencetak gol ke gawang Myanmar di laga uji coba. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Media Vietnam takjub dengan Timnas Indonesia yang bisa menang mudah saat menghadapi Myanmar. Padahal ranking FIFA skuat Garuda tertinggal jauh dari Myanmar.

Timnas Indonesia melangsungkan laga persahabatan di tengah pemusatan latihannya di Turki. Sebelumnya anak asuh Shin Tae-yong kalah tipis 0-1 ketika menghadapi Afghanistan.

Namun di laga uji coba kedua, skuat Garuda mengamuk ketika melawan Myanmar. Dalam laga itu Timnas Indonesia memang mudah dengan skor 4-1.

Empat gol tim Merah Putih dicetak oleh Ricky Kambuaya, Irfan Jaya, Witan Sulaeman, dan terakhir Ezra Walian via eksekusi tendangan penalti.

Menang dari Myanmar, Indonesia membuat takjub media Vietnam. Sebab tim berjuluk The White Angels itu punya ranking FIFA yang jauh di atas anak asuh Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia menang mudah dari Myanmar. (Thethao247)
Timnas Indonesia menang mudah dari Myanmar. (Thethao247)

Sebagai informasi, ketika laga berlangsung Myanmar menempati posisi 148 ranking FIFA. Sedangkan Indonesia berada 18 tangga di bawahnya, yakni peringkat 166.

Meski kalah jauh di ranking FIFA, anak asuh Shin Tae-yong disebut seperti membalikkan telapak tangan saja ketika mengalahkan Myanmar karena saking mudahnya.

"Indonesia mengalahkan lawan yang peringkat FIFA 18 di atasnya dengan semudah membalikkan telapak tangan," tulis laporan media Vietnam Thethao247 yang dikutip, Sabtu (27/11/2021).

Nah, berkat kemenangan itu Indonesia semakin percaya diri menyambut Piala AFF 2020 yang akan digelar di Singapura pada 5 Desember hingga 1 Januari 2022.

Adapun Timnas Indonesia sendiri tergabung di Grup B Piala AFF 2020 bersama Kamboja, Laos, Malaysia, dan Vietnam.

Berita Terkait

Berita Terkini