Bolaindonesia

3 Pemain Aboard yang Kemungkinan Absen Bela Timnas di Piala AFF 2020

PSSI buka suara soal absennya pemain aboard.

Husna Rahmayunita

Pemain Timnas Indonesia U-19 Witan Sulaeman (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Pemain Timnas Indonesia U-19 Witan Sulaeman (tengah) berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). Indonesia menang dengan skor 3-1. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Bolatimes.com - Sejumlah pemain aboard atau yang mentas di luar negeri dilaporkan absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Mereka telah dipanggil untuk memperkuat Skuad Garuda namun terancam tak bisa ikut bermain.

Ketiga pemain aboard yang dimaksud yakni Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Elkan Baggott. Mereka saat ini merumput di Eropa bersama klub masing-masing.

Egy Maulana Vikri merupakan skuad FK Senica (Slovakia), Witan Sulaiman ialah pemain Lechia Gdansk (Polandia), sedangkan Elkan Baggott punggawa Ipswich Town.

tiga pemain tersebut dipanggil untuk melakoni uji coba melawan Afghanistan pada 16 November yang masuk dalam agenda FIFA matchday.

Sebenarnya, ada satu uji coba lagi kontra Myanmar pada 25 November. Namun, pertandingan ini masih diusahakan masuk ke dalam FIFA matchday.

Dua uji coba ini merupakan persiapan skuad Garuda menghadapi Piala AFF 2020 pada 5 Desember 2021 hingga Januari 2022. Sayangnya, Piala AFF bukan FIFA matchday, meski akan dihitung penambahan ranking nantinya.

"Jadi ada dua hal yang harus kami pertimbangkan. Satu, tim nasional semua negara harus paham bagaimana aturan. Aturan itu apa? Ada aturan yang kalau FIFA matchday, itu semua pemain wajib hadir,” kata Dirtek PSSI, Indra Sjafri, kepada awak media di kawasan Sentul, Bogor, Minggu (7/11/2021).

"Lalu, di luar FIFA matchday, bisa saja pemain hadir kalau klubnya melepas. Contoh di saat yang bersamaan klubnya tidak ada kompetisi. Itu bisa saja hadir," terangnya.

Maka dari itu PSSI, terus menjaga hubungan baik dengan klub pemain Indonesia di luar negeri, termasuk Eropa. Jadi, saat nantinya pemain Indonesia dibutuhkan negara, PSSI mudah mendapatkan izin dari klub.

PSSI akan menghormati klub jika tidak melepas pemainnya di Piala AFF karena di luar kalender FIFA. Seperti Egy Maulana Vikri, di manajemen klub sudah bersuara tidak melepasnya selain agenda FIFA.

"Makanya perlu ada hubungan baik, komunikasi baik antara asosiasi suatu negara dengan klub-klub di mana pemain-pemain timnasnya berada. Perlu ada komunikasi yang bagus," pungkasnya.

(Suara.com/Adie Prasetyo)

Berita Terkait

Berita Terkini