Bolaindonesia

Profil Ricky Cawor, Pemain Papua yang Lewati Rekor Gol Boaz Solossa di PON

Ricky tak hanya menjadi top skor, tetapi juga melewati rekor Boaz Solossa di PON Papua 2021

Irwan Febri Rialdi

Pesepakbola Papua, Ricky Ricardo Cawor melakukan selebrasi usai membobol gawang tim Kalimantan Timur saat pertandingan semifinal cabang sepakbola putra PON Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]
Pesepakbola Papua, Ricky Ricardo Cawor melakukan selebrasi usai membobol gawang tim Kalimantan Timur saat pertandingan semifinal cabang sepakbola putra PON Papua di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Selasa (12/10/2021). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Bolatimes.com - Nama Ricky Ricardo Cawor mencuri perhatian publik di PON Papua 2021 cabang olahraga sepak bola putra. Penyerang sekaligus kapten Tim Papua ini keluar sebagai top skor.

Ricky Cawor tercatat mampu mencetak 11 gol sepanjang kompetisi. Tak cuma itu, gelar individu semakin terasa lengkap karena Papua berhasil meraih medali emas sepak bola putra.

Lagi-lagi aksi Ricky di laga final yang jadi penentu kemenangan Papua. Dia berhasil mencetak 2 gol kemenangan Papua atas Aceh.

Perolehan gol Ricky Cawor di PON Papua 2021 juga sekaligus mematahkan rekor yang selama ini dipegang oleh Boaz Solossa dengan 10 gol di PON 2004.

Profil Ricky Ricardo Cawor

Ricky lahir di Merauke, Papua, pada 26 Januari 1998. Sebagai sosok kelahiran Papua, Ricky juga sudah berkenalan dengan sepak bola sejak kecil.

Namun, Ricky sendiri tercatat tidak pernah mengikuti sekolah sepak bola (SSB). Ricky justru mengikuti ajang tarkam (tarik kampung) ketika usianya menginjak 15 tahun.

Ricky bergabung dengan tim bernama Gelora Putra FC. Di sana Ricky cukup moncer dengan beberapa kali menyabet gelar top skor.

Hal itu membuat nama Ricky Cawor mulai populer di Papua. Beberapa klub Liga 3 Papua mencoba meminangnya untuk bergabung.

Akhirnya pada 2017, Ricky bergabung dengan klub Liga 3 Papua, Persimer Merauke. Namanya semakin dikenal setelah bergabung dengan Persimer.

Kemudian setahun berselang, Eduard Ivakdalam--yang jadi pelatihnya di PON Papua--mengajaknya bergabung dengan Persemi Mimika untuk gelaran Liga 3 2018.

Kemampuan Ricky Cawor yang semakin berkembang membuat beberapa klub Liga 1 dikabarkan mulai tertarik untuk mendapatkan tanda tangannya.

Akan tetapi, Ricky memutuskan untuk tak terjun lebih dulu ke jenjang profesional. Ricky mengaku ingin fokus lebih dulu ke gelaran PON Papua 2021.

Keputusan Ricky Cawor akhirnya terbayar tuntas. Selain medali emas untuk Papua, dia juga menyabet gelar top skor dengan koleksi 11 gol.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini