Bolaindonesia

Profil Rudy Eka, Pelatih di Balik Lolosnya Timnas Wanita ke Piala Asia 2022

Rudy Eka membuat Timnas Wanita Indonesia tampil lagi di Piala Asia setelah 32 tahun menanti

Irwan Febri Rialdi

Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Rudy Eka Priyambada. (PSSI)
Pelatih Timnas Wanita Indonesia, Rudy Eka Priyambada. (PSSI)

Bolatimes.com - Rudy Eka Priyambada jadi sosok lolosnya Timnas Wanita Indonesia ke Piala Asia Wanita 2022. Pelatih kelahiran 5 Desember 1982 itu menyudahi 33 tahun penantian Garuda Pertiwi.

Rudy Eka sejatinya bukan orang baru di dunia kepelatihan. Sejak 2013 silam, namanya sudah karib dengan Tim Nasional Indonesia.

Profil Rudy Eka 

Pada 2013, nama Rudy Eka mulai mencuat usai masuk dalam jajaran pelatih Indra Sjafri. Nama yang disebutkan belakangan, adalah pelatih kepala Timnas U-19.

Pada tahun itu, Rudy menjadi asisten pelatih bagian Analisis Teknikal. Dan berkat usulan-usulannya, Garuda Nusantara berjaya dengan menyabet Piala AFF U-19 2013.

Setahun berikutnya, Rudy yang masih bagian dari Timnas U-19, kembali membantu Indra. Salah satu jasanya adalah kelolosan Evan Dimas dan kolega ke Piala Asia U-19 2014.

Usai kontraknya habis bersama Timnas U-19, Rudy melanjutkan karier kepelatihannya ke Mitra Kukar. Ketika itu, dirinya menjadi asisten pelatih Stefan Hansson di Tenggarong.

Hanya satu musim Rudy di Mitra Kukar. Setelahnya ia merantau ke Bahrain untuk menjadi pelatih Al Najma. Jika tak terlalu familiar, klub tersebut pernah dihuni oleh Ryuji Utomo, pemain Persija, yang kini sedang berkompetisi di Liga Super Malaysia.

Lagi-lagi perjalanan karier Rudy Eka hanya semusim. Pada 2016, dia kembali ke Tanah Air untuk membesut Celbest FC, tim Liga 2.

Musim berikutnya, PS Tira atau Persikabo 1973 saat ini, meminta jasanya untuk pelatih kepala. Hanya, kebersamaan Rudy Eka dengan Laskar Padjadjaran hanya sebentar.

Pada pertengahan musim edisi 2018, Rudy Eka sempat tak melatih. Pada musim 2019, Persebaya mengontraknya sebagai asisten pelatih.

Per 2021, Rudy Eka mendapat mandat untuk ke Tim Nasional. Kali ini, dia tak lagi sebagai asisten, melainkan nahkoda Timnas Wanita Indonesia.

Cukup berat ujian Rudy Eka. Beberapa di antaranta mengumpulkan pemain yang tak berkompetisi karena pandemi corona. Kemudian, mesti lolos ke Piala Asia Wanita.

Pelan namun pasti, Rudy Eka dan jajaran staf serta pemain menjawab tantangan ini. Terkini, usai membekuk Singapura, Garuda Pertiwi mengunci satu slot di putaran final Piala Asia Wanita.

Kontributor: Kusuma Alan

Berita Terkait

Berita Terkini