Bolaindonesia

Pembukaan Liga 2 2021 Digelar di Stadion Manahan Solo

Liga 2 2021 akan bergulir mulai 26 September mendatang.

Rauhanda Riyantama

Panitia Piala Menpora bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek kondisi Stadion Manahan jelang pembukaan Piala Menpora, Rabu (10/3/2021). (Dok. Suara.com)
Panitia Piala Menpora bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengecek kondisi Stadion Manahan jelang pembukaan Piala Menpora, Rabu (10/3/2021). (Dok. Suara.com)

Bolatimes.com - Stadion Manahan Solo secara resmi ditunjuk sebagai venue pembukaan Liga 2 2021. Kepastian tersebut berdasarkan keputusan yang dikeluarkan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator.

Liga 2 2021 rencananya mulai bergulir pada 26 September mendatang. Markas tim Persis Solo itu dinilai paling representatif untuk menandai digelarnya musim baru kompetisi kasta kedua di Indonesia.

Agenda pembukaan bakal diikuti duel perdana kompetisi antara Persis Solo melawan AHHA PS Pati FC. Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengonfirmasi pemilihan Stadion Manahan sebagai venue pembukaan Liga 2.

Pihaknya mengatakan acara pembukaan dimulai Minggu sore dengan sejumlah seremonial sederhana. PT LIB telah mengirimkan undangan ke sejumlah stakeholder untuk menghadiri acara tersebut, salah satunya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali.

“Undangan sudah kami kirimkan ke menteri atau pejabat terkait, hanya belum ada konfirmasi siapa saja yang akan hadir,” ujar Akhmad saat dihubungi Solopos.com --jaringan suara.com, Selasa (21/9/2021).

“Jadwal pekan perdana dan laga pembuka sudah fixed. Nanti akan kami kirim ke klub dulu,” tutur Akhmad.

Bendera Suporter

Sementara itu, Persis Solo masih berupaya untuk menyemarakkan Stadion Manahan dengan bendera dari para suporter. Rencananya, bendera dipasang melingkar di sekeliling tribune stadion.

Hal itu merupakan aspirasi suporter yang ingin menghidupkan atmosfer stadion seusai tak bisa menonton langsung.

“Bendera yang ditaruh di tribune yang kosong itu menjadi simbol dukungan suporter tetap ada meski kita tak berada di stadion. Semoga tidak terbentur regulasi,” ujar pegiat Pagar Hijau Manahan, Aditomo S.N.

Media Officer Persis, Bryan Barcelona, mengatakan tim masih mengupayakan agar bendera suporter dapat dipasang di stadion. “Kami sudah ajukan ide ini ke PT LIB. Mudah-mudahan bisa terlaksana,” ujarnya.

Persis tergabung di Grup C bersama PSIM Jogja, PSG Pati, Persijap Jepara, PS Hizbul Wathan, dan PSCS Cilacap. Laga digelar dengan sistem double round robin di mana tiap peserta bakal bertemu sebanyak dua kali.

Dua klub terbaik di tiap grup bakal melaju ke babak perempat final. Musim ini ada tiga slot promosi yang akan diperebutkan 24 klub Liga 2.

(Suara.com/Rully Fauzi)

Berita Terkait

Berita Terkini