Bolaindonesia

Bertemu Tokoh Penting Korsel, Caption Asnawi Mangkualam Disorot

Pemain Timnas Indonesia itu menuliskan narasi menggelitik.

Husna Rahmayunita

Penampilan Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners. (Twitter/@KLeagueUnited)
Penampilan Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners. (Twitter/@KLeagueUnited)

Bolatimes.com - Pemain Timnas Indonesia yang merapat ke Ansan Greeners FC, Asnawi Mangkualam Bahar membagikan pengalamannya berkompetisi di Korea Selatan (Korsel).

Belum lama ini, ia menceritakan momen mengenai pertemuannya dengan tokoh penting Korsel. Sejak Februari 2021 lalu, Asnawi Mangkualan resmi bergabung dengan Ansan Greeners.

Bersama klub K League 2, Asnawi Mangkualam telah bermain 12 kali. Namun, belakangan ia terpaksa absen karena cedera ringan pada hamstring,

Baru-baru ini, pemain 21 tahun tersebut dikunjungi oleh perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan berkat peran pimpinan Ansen.

Pertemuan itu diperlihatkan Asnawi lewat unggahan yang dibagikannya di Instagram, Jumat (19/2021).

"Suatu kehormatan bisa bertemu dan di kunjungi langsung ke kota Ansan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di korea Selatan, Bapak Umar Hadi. Dan Terima Kasih juga kepada Bapak walikota Ansan yang sudah memfasilitasi pertemuan ini," tulisnya.

Asnawi Mangkualam bertemu KBRI dan tokoh di Korea Selatan. (Instagram/@asnawi _bhr)
Asnawi Mangkualam bertemu KBRI dan tokoh di Korea Selatan. (Instagram/@asnawi _bhr)

Menariknya, pemain asal Makassar itu menuliskan narasi menggelitik di akhir unggahannya itu yang memancing perhatian warganet. Asnawi membandingkan perlakuan yang didapat Ansen dan daerahnya.

"Eh btw belum cukup setahun bermain untuk kota Ansan tapi udah beberapa kali bertemu dengan Bapak Walikota Ansan, Eh tapi 4 tahun bermain di makassar tak pernah tuh bertemu dengan Walikotaku," ujarnya.

Sejumlah warganet pun menilai tulisan Asnawi Mangkualam itu merupakan sindirian telak.

"Ngeri sarkasnya," kata @rahmatsya***.

"Wkwkwk, menyindir dengan gaya," tulis @m.elang***.

"Ketemunya kan kalo habas juara numpang tenar," celetuk @adhit**.

"Inilah satu contoh, terkadang kita tidak dianggap di negeri sendiri tapi di negeri orang kita di hormati dan difasilitasi,, Ewako," timpal @kos***.

Berita Terkait

Berita Terkini