Bolaindonesia

Curhat Perjuangan Bisa Main di Luar Negeri, Asnawi: Aku Kaya Ngemis-ngemis

Perjuangan Asnawi ternyata tidaklah mudah

Irwan Febri Rialdi | Arif Budi Setyanto

Penampilan Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners. (Twitter/@KLeagueUnited)
Penampilan Asnawi Mangkualam bersama Ansan Greeners. (Twitter/@KLeagueUnited)

Bolatimes.com - Pemain asal Indonesia, Asnawi Mangkualam, baru-baru ini bercerita mengenai perjuangannya untuk bisa main di luar negeri, khususnya klub Korea Selatan, Ansan Greeners. Ternyata tidaklah mudah.

Asnawi mengungkapkan sebelum dirinya bermain di Ansan Greeners, dia sempat ngemis-ngemis ke agen untuk membantunya mencari klub di luar negeri. Cerita itu diungkapkan oleh Asnawi di kanal YouTube KR TV yang tayang pada 3 September 2021 lalu.

"Aku kaya ngemis ke agen-agen. 'Bang bantu saya dong, bang. Cariin tim di luar negeri, aku pengen banget'. Aku ada ngechat beberapa agen 'tolong cariin klub luar negeri, aku bakal janji beri performa terbaik di sana" cerita Asnawi.

Eks pemain PSM Makassar tersebut mengatakan bahwa dia telah melakukan hal itu pada bulan delapan (Agustus) tahun 2020. Saat itu, Asnawi memang berhasrat ke luar negeri apalagi kompetisi di Indonesia belum jalan.

Awalnya ada tawaran dari Eropa. Bukan hanya satu, tapi dua klub. Namun sayangnya komunikasi tidak berjalan lancar dan responsnya lama.

Bahkan Asnawi nyaris bergabung ke tim Malaysia. Sebab, dia mengaku sudah deal dengan klub Negeri Jiran, tapi di detik-detik akhir transfernya batal karena tidak ada kabar kelanjutannya.

"Pas bulan 12 (Desember) ada yang nawarin ke Malaysia, itu udah mau deal. Aku cuma ngasih harga segini, aku udah oke langsung deal. Tiba-tiba nggak jadi karena nggak ada kabar," imbuh Asnawi.

Asnawi Mangkualam cerita perjuangannya agar bisa main di klub luar negeri. (YouTube/KR TV)
Asnawi Mangkualam cerita perjuangannya agar bisa main di klub luar negeri. (YouTube/KR TV)

Asnawi pun sempat pesimis untuk bermain di luar negeri. Namun, nasib baik bersambut ke pemain berusia 21 tahun ini karena tawaran dari Korea datang.

Meski gajinya lebih kecil, Asnawi tak ambil pusing untuk menerima tawaran dari klub Korea, yakni Ansan Greeners.

"Aku nggak nyangka dapet tawaran dari Korea. Aku dikabarin 'Ini kamu ada tawaran dari Korea, tapi harganya segini (gaji turun)'. Pokoknya gajinya turun jauh dari Indonesia."

"Aku ngobrol sama orang tua, Pas ngobrol sama orang tua, orang tua aku nggak mau. Aku langsung pusing, soalnya harganya beda. Yang kena zona nyaman orang tua, bukan aku," cerita Asnawi.

Pada akhirnya, Asnawi sendiri akhirnya berhasil hengkang dan berkarier ke luar negeri. Walau gajinya turun jauh dibanding saat di Indonesia, Asnawi punya niat kuat untuk mencari pengalaman bermain di luar demi performanya.

Menurut data dari Transfermarkt, sejauh ini Asnawi sudah bermain dalam 12 pertandingan bersama Ansan Greeners di K-League 2. Dia juga telah menyumbang satu assist.

Berita Terkait

Berita Terkini