Bolaindonesia

Ikut Piala Wali Kota Solo, PSG Pati Targetkan Juara

PSG Pati menjadi salah satu tim Liga 2 yang diundang untuk meramaikan Piala Wali Kota Solo.

Rauhanda Riyantama

Pemain PSG Pati saat menggelar latihan. [Dok PSG Pati]
Pemain PSG Pati saat menggelar latihan. [Dok PSG Pati]

Bolatimes.com - Klub Liga 2, PSG Pati dipastikan ikut dalam turnamen Piala Wali Kota Solo 2021. Tak main-main, mereka punya target tinggi yakni bisa jadi juara.

Piala Wali Kota Solo rencananya akan bergulir pada 21 Juni mendatang di Stadion Manahan Solo. Sesuai dengan undangan yang sudah didapat PSG Pati pada Senin (7/6/2021) kemarin, ada delapan tim yang diundang oleh panitia.

Masing-masing empat tim dari Liga 1 yakni Persib Bandung, Arema FC, Bali United dan Bhayangkara Solo FC. Sedangkan empat tim Liga 2 yang diundang adalah tuan rumah Persis Solo, PSG Pati, Dewa United dan Rans Cilegon FC.

"Ya kemarin kita mendapatkan undangan untuk mengikuti Piala Walikota Solo. Untuk kami, ini bisa dimanfaatkan sebagai masa persiapan menjelang bergulirnya Liga 2 2021,” kata manajer PSG Pati, Doni Setiabudi, dalam rilis yang diterima Suarajawatengah.id, Selasa (8/6/2021).

Pria yang akrab disapa Jalu itu menjelaskan, walaupun mengunakan sistem gugur dengan hanya satu kali kesempatan tiap fasenya, dia menyebutkan PSG Pati akan mencoba memaksimalkan kesempatan yang ada.

''Siapa tahu PSG Pati bisa juara. Hehehe,” ujarnya sambil tertawa.

Mengenai peserta yang diundang, Jalu memberikan apresiasinya pada panitia. Lebih lagi ada tim Liga 2 yang tengah naik daun seperti Rans Cilegon FC dan Dewa United.

''Saya pikir ini kepintaran dari penyelenggara dengan mengundang tim yang mempunyai sejarah tersendiri seperti Persib, Arema FC, Bali United dan Bayangkara Solo FC. Sedangkan klub dengan unsur entertainment-nya juga diundang seperti PSG Pati, Dewa United, Rans Cilegon FC juga Persis Solo,” ucap Jalu lagi.

Mengenai kekuatan PSG Pati, dia mengatakan bahwa timnya secara materi pemain memang berbeda dibanding kontestan lainnya.

''PSG Pati mengandalkan banyak anak muda dan mencari pengalaman bermain. Kita tidak lihat hasil dari turnamen ini nanti. Terpenting adalah jam terbang yang kita utamakan,” tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini