Bolaindonesia

29 Juni, Shin Tae-yong Diminta Sudah Tiba di Indonesia

Beneran datang apa enggak, ya?

Irwan Febri Rialdi

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Bolatimes.com - PSSI telah mengirim surat secara resmi untuk manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu diminta datang ke Tanah Air pada 29 Juni 2020.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Timnas Indonesia Syarif Bastaman memberikan alasan mengapa PSSI meminta juru taktik asal Korea Selatan itu segera datang. Syarif menjelaskan Shin Tae-yong harus mendiskusikan program tim nasional Indonesia ke depan.

Apalagi, khusus Timnas Indonesia U-19 saat ini masih diikuti oleh 44 pemain. PSSI merasa kerangka tim dibutuhkan agar program pelatihan alias training camp (TC) bisa berjalan maksimal.

Ketua Komite Pemilihan PSSI Syarif Bastaman saat memberikan keterangan pers di Kantor PSSI, Gedung Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (10/10/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).
Syarif Bastaman ketika menjabat Ketua Komite Pemilihan PSSI saat memberikan keterangan pers di Kantor PSSI, Gedung Fx Sudirman, Jakarta, Kamis (10/10/2019). (Adie Prasetyo Nugraha/suara.com).

Oleh karena itu, Syarif menganggap tidak memungkinkan membawa Timnas Indonesia U-19 untuk melakukan TC di Korea Selatan seperti yang diinginkan oleh Shin Tae-yong.

"Kedatangannya itu untuk diskusi mengenai program selanjutnya bagaimana. Secara teknis kami harus menyusun kerangka tim, setelah itu menyusun pelatihan dalam rangka seleksi pemain karena sekarang masih terlalu gemuk," kata Syarif kepada awak media.

"Jadi kalau dia ngotot ke Korea, (pemain) yang mau dilatih siapa? Kan harus dirampingkan, dipilih yang terbaik. Maka itu harus ada sesi 1-2 minggu untuk melihat dan menyeleksi," tambahnya.

Syarif menambahkan tugas pelatih berusia 51 tahun tersebut bukan hanya menukangi Timnas Indonesia U-19. Ada timnas senior yang juga ada di bawah tanggung jawabnya.

Tidak hanya itu, dikatakan Syarif, Shin Tae-yong punya andil di Timnas Indonesia U-16 yang dilatih oleh Bima Sakti. Untuk itu Shin sangat diharapkan bisa memenuhi panggilan ini.

"Jangan lupa ini bukan hanya satu tim, ada senior, U-19, dan U-16. Coach Bima tanggung jawabnya ke Shin Tae-yong. Jadi dia harus ke sini. Kalau dia bilang mau latihan di sana, yang mau dilatih yang mana?," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong punya tugas berat mengurusi Timnas Indonesia. Timnas U1-9 akan mengikuti Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober mendatang.

Sementara di level senior, Shin harus mengawal skuat Garuda bertanding di tiga laga sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, melawan Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam pada Oktober serta November mendatang.

Penulis: Adie Prasetyo

Berita Terkait

Berita Terkini