Bolaindonesia

Fokus Bisnis Restoran Timur Tengah, Alfonsius Kelvan Mundur dari Persela

Kelvan memiliki sebuah restoran di Samarinda.

Rauhanda Riyantama

Alfonsius Kelvan memilih mundur dari Persela Lamongan. (Instagram/kelvanalfonsius)
Alfonsius Kelvan memilih mundur dari Persela Lamongan. (Instagram/kelvanalfonsius)

Bolatimes.com - Keputusan mengejutkan diambil oleh kiper Persela Lamongan, Alfonsius Kelvan. Di tengah belum jelasnya kelanjutan Liga 1 2020, pria 30 tahun itu memilih mundur dari skuat Laskar Joko Tingkir.

Kelvan punya alasan tersendiri memilih mundur dari Persela. Menurut kabar yang beredar, ia ingin mengambangkan bisnis kuliner yang sudah dirintis.

Kepastian mundurnya Kelvan tersebut diumumkan lewat akun Instagram pribadinya baru-baru ini. Ia pun berterima kasih kepada manajemen Persela karena telah diberi kesempatan manjadi bagian tim pada musim ini.

Ucapan perpisahan Alfonsius Kelvan dari Persela Lamongan. (Instagram/kelvanalfonsius)
Ucapan perpisahan Alfonsius Kelvan dari Persela Lamongan. (Instagram/kelvanalfonsius)

''Terimakasih banyak kepada tim pelatih, manajemen, ofisial, dan semua perangkat tim Persela Lamongan yang telah memberikan saya kesempatan di tahun ini,'' tulis Kelvan.

''Saya doakan tim Persela Lamongan Sukses,'' tandasnya.

Mengulik beberapa unggahan di Instagram pribadinya, Kelvan diketahui memiliki sebuah restoran di Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara menu yang disajikan adalah makanan khas Timur Tengah.

Kelvan mengaku ini merupakan bisnis keluarga yang sudah dirintis sejak 2018 kala masih berseragam Borneo FC. Selama aktif sebagai pesepak bola, semua urusan restoran dijalankan oleh sang istri.

Namun dalam beberapa bulan terakhir restoran yang diberi nama Haji Ati itu sempat terbengkalai. Sebab sang istri fokus merawat ibunya yang sedang dicoba sakit. 

Tak ingin restorannya tutup di tengah jalan, Kelvan pun mengambil alih semua pengelolaan. Lebih lagi ia tetap ingin produktif di tengah situasi kompetisi yang tak menentu.

Kelvan sendiri sudah mengundurkan diri sejak 18 Mei. Hanya saja, surat keluar dari Persela baru terbit setelah lebaran beberapa saat lalu.

Dengan mundurnya Kelvan, Persela praktis tinggal menyisakan dua kiper. Mereka adalah Reky Rahayu dan M Rio Agtha.

Berita Terkait

Berita Terkini