Bolaindonesia

Marco Motta Sebut Pengalaman di Timnas Italia Bantu Kariernya di Indonesia

Motta menyebut pengalaman membela Timnas Italia U-23 di Olimpiade 2008 sangat penting baginya.

Rauhanda Riyantama

Bek Persija Jakarta Marco Motta (kiri) dan penyerang Marko Simic. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]
Bek Persija Jakarta Marco Motta (kiri) dan penyerang Marko Simic. [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Bolatimes.com - Bek serbabisa asal Italia, Marco Motta menjadi salah satu rekrutan anyar Persija Jakarta di musim 2020. Nama besarnya tentu begitu menarik perhatian dunia sepakbola Indonesia.

Bagaimana tidak, bicara level klub, tim-tim elite seperti Juventus dan AS Roma, hingga klub-klub kenamaan macam Atalanta, Torino, serta Watford pernah diperkuat pemain berusia 34 tahun.

Sementara bicara level internasional, Motta juga sudah mencatatkan cap di Timnas Senior Italia serta pernah menjadi pilar Timnas Italia U-21 dan U-23.

Motta sendiri mengakui jika pengalaman membela Gli Azzurri --julukan Timnas Italia-- sedikit banyak membantunya mengenal kultur sepakbola Indonesia.

Spesifiknya, Motta menyebut pengalamannya membela Timnas Italia U-23 di cabang olahraga sepakbola Olimpiade 2008 Beijing.

Kala itu, Motta turut andil membawa Italia mencapai babak perempatfinal kejuaraan di China. Sayang, Italia tak bisa melaju lebih jauh lagi karena kalah dari Belgia.

"Ya, saya selalu ingat pada Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu, saya berada dengan pemain-pemain masa depan Italia," kata Motta seperti dimuat laman resmi Persija, Jumat (22/5/2020).

"Olimpiade di Beijing juga membuat saya tidak kaget saat tiba di Indonesia 12 tahun kemudian, karena cuaca dan kultur Asia tidak terlalu jauh berbeda. Jadi, pengalaman itu sedikit banyak membantu saya berkarier di Indonesia saat ini,'' tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini