Bolaindonesia

Diwarnai Gol Bunuh Diri dan Kartu Merah, Timnas U-23 Keok dari China

China membuka gol pada menit ke-56.

Galih Priatmojo

Starting eleven Timnas Indonesia U-23 di laga melawan Brunei Darussalam pada matchday 3 Grup K Piala Asia U-23 di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019) petang WIB. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]
Starting eleven Timnas Indonesia U-23 di laga melawan Brunei Darussalam pada matchday 3 Grup K Piala Asia U-23 di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3/2019) petang WIB. [ANTARA FOTO/R. Rekotomo]

Bolatimes.com - Tampil perdana pada ajang CFA Team China Chongqing Three Gorgers Bank Cup International Football Tournament 2019, Jumat (11/10/2019), Timnas Indonesia U-23 takluk dari tim tuan rumah China.

Sejatinya, timnas Indonesia U-23 bisa mengimbangi China di babak pertama. Namun, pada babak kedua keadaan berbalik, China, lah yang menekan Indonesia.

China berhasil mencetak gol pada menit 56 lewat sepakan jarak jauh Tong Lei. Indonesia semakin tertinggal setelah Firza Andika membuat gol bunuh diri yang membuat China unggul 2-0.

Untuk pertandingan berikutnya, timnas Indonesia U-23 dijadwalkan menghadapi Yordania. Pertandingan tersebut berlangsung pada 13 Oktober 2019 mendatang.

Jalannya pertandingan

Timnas Indonesia U-23 bermain cukup bagus di menit-menit awal pertandingan. Lima menit awal, skuat Garuda Muda menguasai permainan meski belum ada peluang yang didapat.

Indonesia masih mengendalikan permainan hingga pertandingan memasuki menit 10. Namun, Egy Maulana Vikri Cs masih kesulitan menembus pertahanan China.

China pun bermain sangat sabar. Mereka tidak terpancing dengan permainan operan-operan pendek skuat Garuda dan lebih memilih fokus di lini bertahan.

Tuan rumah China belum menemukan permainan terbaik mereka. Tim Negeri Tirai Bambu ini terus ditekan oleh Pasukan Merah Putih hingga pertandingan memasuki menit 15.

China mulai bisa mendapat ritme permainan di menit 20. Namun, Huang Zhengyu Cs gagal membongkar pertahanan skuat Garuda.

Kesalahan Asnawi Mangkualam berujunh fatal, Tong Lei yang berhasil mendapatkan bola melepaskan tendangan jarak jauh pada menit 23. Beruntung tendangan kerasnya membentur mistar gawang.

Satu menit berselang giliran Indonezia dapat peluang emas. firza Andika yang terlepas dari kawalan melepaskan tendangan. Sayang, shooting penggawa PSM Makassar itu masih lemah dan mudah diantisipasi penjaga gawang.

Giliran Asnawi dapat peluang emas pada menit 27. Asnawi melakukan operan satu dua dengan Muhammad Rafli berhasil mengecoh pertahanan China. Saya tendang Asnawi bisa diantisipasi penjaga gawang China Zhang Yan.

Menit 30 kedua tim sama-sama belum bisa mencetak gol. Permainan lebih banyak berkutat di lini tengah.

Memasuki menit 40, timnas Indonesia U-23 kembali kuasai permainan. Namun, Pasukan Merah Putih tidak bisa berbuat banyak lantaran bek-bek China bermain cukup bagus.

Meski terus menyerang tidak ada gol yang tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga pertandingan babak pertama berakhir.

Di awal babak kedua, China langsung menekan pertahanan Indonesia. Beberapa kali mereka membahayakan gawang Nadeo Argawinata.

Seperti pada menit 52 lewat sepak pojok mereka hampir saja membobol gawang Indonesia. Beruntung sundulan Xie Weijun bisa ditepis Nadeo.

Gawang Nadeo akhirnya kebobolan pada menit 56. Lewat sepak pojok yang antisipasi pemain Indonesia kurang maksimal mampu didapatkan oleh Tong Lei.

Sang pemain mampu melesakkan tendangan jarak jauh keras yang tidak bisa diantisipasi oleh Nadeo. China unggul sementara 1-0 atas Indonesia.

Babak kedua ini, ruang gerak Egy Maulana Vikri Cs. terlihat lebih sempit. Ini karena China memberikan pressing kepada para penggawa Garuda.

Indonesia kembali kebobolan pada menit 66 setelah Firza Andika bunuh diri. Berawal dari set piece Chen Binbin, Firza Andika malah mengantisipasi bola ke arah gawang Indonesia. China unggul 2-0 atas Indonesia.

Indonesia masih terus ditekan oleh China. Muhammad Rafli dan kawan-kawan tidak diberikan kesempatan melakukan serangan hingga pertandingan memasuki menit 75.

Menit 85, timnas Indonesia U-23 masih dalam tekanan. Perubahan strategi dengan beberapa pergantian pemain yang dilakukan oleh Pelatih Indra Sjafri tidak banyak melakukan perubahan.

Hingga pertandingan berakhir, China tetap unggul 2-0 atas Timnas Indonesia U-23.

Susunan pemain:

Timnas Indonesia U-23 (4-3-3): Nadeo Argawinata; Nurhidayat, Andy Setyo, Firza Andika, Asnawi Mangkualam; Syahrian Abimanyu, Rachmat Irianto, Sani Rizky Fauzi; Irkham Milla, Egy Maulana Vikri, Muhammad Rafli

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas China U-23 (4-3-3): Zhang Yang; Tong Lei, Jiang Shenglong, Li Yang, Huang Zhengyu; Wu Wei, Lin Liangming, Tian Xing; Wang Haitao, Xie Weijun, Abuduhaim

Pelatih: Hao Wei

Berita Terkait

Berita Terkini